Rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas III SD Muhammadiyah Kriyan, khususnya pada materi perkalian, menunjukkan bahwa pembelajaran yang berlangsung masih belum mampu memberikan pengalaman konkret dan melibatkan siswa secara aktif. Model pembelajaran yang diterapkan cenderung bersifat konvensional dan belum mengakomodasi kebutuhan siswa untuk belajar secara kooperatif, kompetitif, dan bermakna, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dasar matematika. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) berbantu media konkret COPER terhadap hasil belajar matematika siswa. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design, melibatkan satu kelas eksperimen yang belajar menggunakan TGT berbantu COPER dan satu kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, angket respons siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan rata-rata peningkatan 31,08 pada kelas eksperimen dan 27,13 pada kelas kontrol. Media COPER terbukti membantu siswa memahami konsep perkalian secara konkret, sementara model TGT meningkatkan motivasi, aktivitas, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan model TGT berbantu media COPER efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan kombinasi model kooperatif dan media konkret sebagai strategi pembelajaran inovatif pada materi matematika.