This Author published in this journals
All Journal Jurnal Budaya Etnika
Haniyyah, Naya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SENI ADAT TUTUNGGULAN KAMPUNG ADAT CIKONDANG PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT Mutia Maharani, Feby; Delina Davina Putri; Najwa Alia, Marsha; Haniyyah, Naya; Agisni, Gita; Zuhdan Izzatul Ulya, Muhammad; Supriatna, Mamat
Jurnal Budaya Etnika Vol. 9 No. 2 (2025): POTRET BUDAYA TRADISI DAN MATERI LOKAL DAN GLOBAL PADA MASA KONTEMPORER DI INDO
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jbe.v9i2.4166

Abstract

Abstrak: Tutunggulan merupakan salah satu tradisi Kampung adat Cikondang yang sudah dilaksanakan secara turun-temurun. Budaya tersebut merupakan aset penting dalam menjaga tradisi yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Kampung adat Cikondang. Budaya ini sering dikaitkan dengan simbol-simbol dan rasa syukur atas rezeki yang diturunkan oleh Allah SWT. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menggali makna simbolik, mendeskripsikan dan mengamati budaya tutunggulan yang setiap tahun dilaksanakan tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang diperoleh dari data lapangan, wawancara mendalam bersama masyarakat dan studi literatur mengenai warisan budaya di Kampung adat Cikondang. Penelitian ini menghasilkan temuan-temuan, diantaranya (1) sejarah mengenai budaya tutunggulan, (2) arti dan makna simbolik dari budaya tutunggulan. Kata kunci: Tutungggulan, warisan, Leluhur Abstract: Tutunggulan is one of the traditions of Cikondang traditional village that has been carried out for generations. The culture is an important asset in maintaining the traditions carried out every year by the Cikondang indigenous village community. This culture is often associated with symbols and gratitude for the sustenance sent down by Allah SWT. This research aims to explore the symbolic meaning, describe and observe the tutunggulan culture that has been carried out every year. This article uses a descriptive qualitative approach obtained from field data, in-depth interviews with the community and literature studies on cultural heritage in Cikondang traditional village. This research produces findings, including (1) the history of tutunggulan culture, (2) the meaning and symbolic significance of tutunggulan culture. Keywords: Tutunggulan, Heritage, Ancestor