Nusa Tenggara Barat merupakn salah satu propinsi di Indonesia dengan angka pengangguran yang cukup tinggi dan Pengangguran menjadi satu persoalan yang mendasar disuatu negara maupun daerah yang masih di kategorikan dalam negara atau daerah berkembang, pengangguran memiliki dampak buruk baik terhadap individu, masyarakat maupun ekonomi. Dampak yang bisa terjadi akibat dari pengangguran tersebut meliputi, penurunan pendapatan, penurunan kesejahteraan, meningkatnya masalah sosial seperti kriminalitas, ketidak pastina politik, serta penghabatan pertumbuhan ekonomi. penelitian ini bermaksud mengetahui apa saja mempengaruhi tingkat pengangguran pada kabupaten kota di NTB. Penelitian menggunakan analisis regresi data panel. Gabungan data cross-section sepuluh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat dan data time series selama 10 tahun dari 2014-2023. Dari pemiihan model regresi yang paling cocok diperoleh model Random Effect Model (REM) yang paling cocok untuk pakai. Dari hasil uji secara bersam-sama, upah minimum, (PDRB), dan jumlah penduduk berpengaruh pada tingkat pengangguran. Sementsrs secara simultan, hanya upah minimum yang memiliki pengaruh positif signifikan pada tingkat pengangguran, sedangkan (PDRB) dan jumlah penduduk tidak berpengaruh pada tingkat pengangguran Kata Kunci:PDRB; Nusa Tenggara Barat merupakn salah satu propinsi di Indonesia dengan angka pengangguran yang cukup tinggi dan Pengangguran menjadi satu persoalan yang mendasar disuatu negara maupun daerah yang masih di kategorikan dalam negara atau daerah berkembang, pengangguran memiliki dampak buruk baik terhadap individu, masyarakat maupun ekonomi. Dampak yang bisa terjadi akibat dari pengangguran tersebut meliputi, penurunan pendapatan, penurunan kesejahteraan, meningkatnya masalah sosial seperti kriminalitas, ketidak pastina politik, serta penghabatan pertumbuhan ekonomi. penelitian ini bermaksud mengetahui apa saja mempengaruhi tingkat pengangguran pada kabupaten kota di NTB. Penelitian menggunakan analisis regresi data panel. Gabungan data cross-section sepuluh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat dan data time series selama 10 tahun dari 2014-2023. Dari pemiihan model regresi yang paling cocok diperoleh model Random Effect Model (REM) yang paling cocok untuk pakai. Dari hasil uji secara bersam-sama, upah minimum, (PDRB), dan jumlah penduduk berpengaruh pada tingkat pengangguran. Sementsrs secara simultan, hanya upah minimum yang memiliki pengaruh positif signifikan pada tingkat pengangguran, sedangkan (PDRB) dan jumlah penduduk tidak berpengaruh pada tingkat pengangguran