habibullah, shalahudin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN USHUL FIQH DALAM INOVASI PRODUK KEUANGAN SYARIAH KONTEMPORER habibullah, shalahudin; Bahrudin, Mohamad; Hilal, syamsul
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol 8 No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v8i2.5469

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran fundamental Ushul Fiqh sebagai kerangka metodologis dalam mendorong inovasi produk keuangan syariah kontemporer. Seiring dengan perkembangan pesat sektor keuangan global dan munculnya teknologi finansial (fintech), tuntutan untuk menciptakan produk yang kompetitif namun tetap sejalan dengan prinsip syariah menjadi semakin krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menganalisis bagaimana kaidah-kaidah ushuliyah—seperti qiyas, istihsan, dan maslahah mursalah—diaplikasikan dalam pengembangan produk dari yang konvensional seperti sukuk dan pembiayaan murabahah, hingga yang modern berbasis teknologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ushul Fiqh tidak hanya memberikan legitimasi syariah, tetapi juga menawarkan fleksibilitas untuk beradaptasi dengan realitas ekonomi modern. Konsep akad, sebagai pilar transaksi, dianalisis secara mendalam untuk memastikan setiap inovasi terhindar dari unsur riba, gharar, dan maysir. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan signifikan yang muncul dari era digital, terutama terkait keabsahan akad digital, mitigasi risiko teknologi, dan kesenjangan regulasi. Studi ini menyimpulkan bahwa Ushul Fiqh adalah syarat mutlak bagi integritas dan keberlanjutan industri keuangan syariah di tengah disrupsi teknologi.
Pengembangan Ekonomi Dan Lembaga Keuangan Melalui Pendekatan Filsafat Ekonomi Islam Ahmad Ali Kamal; Habibullah, Shalahudin; Ummi Kaltsum Karunianing; Desta Marta Nita; Madnasir
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jpsda.v6i1.4732

Abstract

Contemporary Islamic economics literature (2022–2025) tends to be dominated by analyses of technical compliance in Islamic fintech products and sukuk. However, studies highlighting the gap between compliance formality and the substantive achievement of maqasid al-shari’ah—especially regarding distributive justice—remain very limited. This research offers novelty by reconstructing the philosophical foundations of Islamic Financial Institutions (IFIs) to shift the focus from formal legality toward real social impact. Using an integrative-critical literature review method, this study synthesizes more than 25 accredited sources through thematic analysis to evaluate the regulations and practices of IFIs in Indonesia. The results show that without the integration of the amanah philosophy and the ta’lil al-ahkam approach, financial products are often trapped in "window dressing" practices without significant contribution to MSME inclusivity. Substantially, Sharia compliance must be redefined not merely as the validity of contracts, but also based on wealth distribution performance. In conclusion, regulators and Sharia supervisory boards need to adopt maqasid-based performance indicators to transform IFIs into substantive agents of falah, rather than mere replicas of conventional institutions.