Melmambessy , Dani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan Pemerintah, Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Melalui Efektivitas Anggaran Sebagai Variabel Mediasi Pada Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Papua Tanggunian, Septi Sischa; Thane , Stevanus; Melmambessy , Dani; Toatubun, Najarudin; Subroto, Hadi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 18 No 1 (2026): JEB Vol 18 No 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/xpgxqd03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan dengan efektivitas anggaran sebagai variabel mediasi pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas anggaran. Namun, kompetensi sumber daya manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas anggaran. Selanjutnya, baik kebijakan pemerintah maupun kompetensi sumber daya manusia tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Efektivitas anggaran juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, efektivitas anggaran tidak mampu memediasi pengaruh kebijakan pemerintah maupun kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa keberadaan kebijakan pemerintah belum secara langsung mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan tanpa didukung oleh faktor lain yang lebih dominan, seperti sistem pengendalian internal dan pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas laporan keuangan tidak hanya memerlukan kebijakan dan kompetensi individu, tetapi juga penguatan tata kelola anggaran dan sistem pendukung yang terintegrasi.