Steven Daniel Siahaan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BANYAKNYA KOMPETITOR SEBAGAI FAKTOR PENURUNAN VOLUME PENJUALAN DI MOMOYO CABANG BALIGE Steven Daniel Siahaan; Jonatan Darpin Harianja; Ayu Lestari Sinambela; Mariana Simanjuntak
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/nmmb9432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penurunan volume penjualan pada Momoyo Cabang Balige, dengan fokus pada keberadaan kompetitor sebagai variabel eksternal yang dianggap berpengaruh. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, serta informasi operasional toko dalam beberapa bulan terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan penjualan tidak semata-mata disebabkan oleh jarak antar gerai Momoyo dan kompetitor, karena lokasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen. Namun, keberadaan kompetitor baru seperti Mizue memicu pergeseran preferensi pelanggan, terutama pada varian minuman yang lebih diminati. Penjualan harian Momoyo berada di bawah Rp10 juta pada hari biasa dengan produk paling laku, yaitu sundae mencapai 150 pcs, sedangkan pada akhir pekan omzet dapat melebihi Rp10 juta. Penurunan penjualan mulai terasa sejak awal tahun, dipengaruhi oleh cuaca yang kurang mendukung serta persaingan varian menu. Meskipun Momoyo memiliki keunggulan berupa pembaruan menu yang lebih sering, varian eksklusif seperti Jumbo dan Boba Kristal, serta harga yang kompetitif, perubahan permintaan pasar tetap berdampak pada total penjualan, yang sempat turun dari Rp8 juta menjadi Rp7 juta setelah hadirnya kompetitor. Strategi pemasaran saat ini masih berfokus pada penjualan offline, promo dari pusat, dan konten media sosial, sementara pembelian melalui TikTok Shop belum diizinkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika konsumen dan preferensi terhadap varian minuman lebih dominan memengaruhi penjualan dibanding kompetisi langsung antar merek.