Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN KETELITIAN HASIL PENGUKURAN LIDAR TLS100 PRODUKSI POTRET UDARA MENGGUNAKAN METODE CLOUD TO CLOUD DAN TARGET TO TARGET (STUDI KASUS: BANGUNAN KANTOR BAZNAS PROVINSI LAMPUNG) subagja, digdo_bayu_riky; Atika Sari; romy fadly; Safri Yanti Rahayu
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi Terrestrial Laser Scanner (TLS) telah membawa kemajuan signifikan dalam bidang survei dan pemodelan tiga dimensi (3D) bangunan. Salah satu perangkat TLS berbasis Light Detection and Ranging (LiDAR) yang dikembangkan secara lokal adalah TLS100 produksi Potret Udara. Meskipun memiliki keunggulan dari segi biaya dan portabilitas, ketelitian hasil pengukurannya pada kondisi lapangan masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan dan ketelitian TLS100 dalam menghasilkan model 3D bangunan dengan membandingkan dua metode registrasi point cloud, yaitu Cloud to Cloud (C2C) dan Target to Target (T2T), terhadap hasil pengukuran referensi Total Station. Data diperoleh dari pemindaian Gedung Kantor BAZNAS Provinsi Lampung menggunakan TLS100 pada 28 posisi dengan jarak antar posisi 8 meter. Data hasil akuisisi diproses melalui tahapan kalibrasi, segmentasi, pewarnaan, registrasi, dan analisis geometris menggunakan perangkat lunak CloudCompare dan PhotoModeler. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi dimensi geometris, ketelitian spasial, serta perbandingan volume hasil model dengan mengacu pada standar ASTM D6172-98 yang menetapkan toleransi volume kurang dari 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Target to Target (T2T) memberikan ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan Cloud to Cloud (C2C). Nilai rata-rata selisih dimensi terhadap data Total Station sebesar 0,39% untuk T2T dan 2,02% untuk C2C, dengan nilai Root Mean Square Error (RMSE) masing-masing 5,03 cm dan 8,36 cm. Sementara itu, hasil perbandingan volume menunjukkan perbedaan sebesar 1,51% untuk T2T dan 8,05% untuk C2C terhadap data referensi. Berdasarkan hasil tersebut, metode Target to Target dinyatakan lebih akurat dan andal dalam menghasilkan model 3D bangunan menggunakan perangkat TLS100 sesuai dengan batas toleransi yang ditetapkan oleh ASTM D6172-98.