Masalah kesehatan jiwa di Indonesia terus meningkat, terutama pada kelompok usia muda 15 – 24 tahun. Rendahnya angka pengobatan memperburuk kondisi ini dan meningkatkan risiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika psikologis pasien depresiberat dengan gejala psikotik melalui perspektif psikologi individual Alfred Adler. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap seorang remaja laki – laki berusia 15 tahun yang didiagnosis depresi berat dengan gejala psikotik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (autoanamnesa dan alloanamnesa), observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa depresi dengan gejala psikotik pada subjek dipengaruhi oleh pola asuh otoriter dan abai, pengalaman bullying, kurangnya dukungan sosial, serta perasaan inferior yang berkembang menjadi inferioritas kompleks. Pengalaman traumatis akibat kecelakaan yang melibatkan orang lain turut memperkuat rasa bersalah dan memunculkan halusinasi serta waham. Berdasarkan teori Adler, kegagalan subjek dalam mengubah perasaan inferior menjadi superior menyebabkan munculnya gangguan psikologis berat. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya intervensi psikososial yang berfokus pada penguatan harga diri, perbaikan pola asuh, serta peningkatan dukungan sosial untuk mencegah berkembangnya depresi berat pada remaja. Abstract Mental health problems in Indonesia continue to increase, especially among young people aged 15–24 years. The low rate of treatment exacerbates this condition and increases the risk of suicide. This study aims to analyze the psychological dynamics of a patient with severe depression and psychotic symptoms through Alfred Adler’s Individual Psychology perspective. The method used is a qualitative study with a case study approach involving a 15-year-old male adolescent diagnosed with severe depression and psychotic symptoms. Data were collected through in-depth interviews (auto-anamnesis and allo-anamnesis), observation, and documentation study. The results show that depression with psychotic symptoms in the subject is influenced by authoritarian and neglectful parenting patterns, bullying experiences, lack of social support, and feelings of inferiority that developed into an inferiority complex. Traumatic experiences caused by an accident involving others further reinforced feelings of guilt, leading to hallucinations and delusions. Based on Adler’s theory, the subject’s failure to transform feelings of inferiority into superiority resulted in severe psychological disturbances. The implications of this study highlight the importance of psychosocial interventions focusing on strengthening self-esteem, improving parenting patterns, and enhancing social support to prevent the development of severe depression among adolescents.