This Author published in this journals
All Journal CJPP
Nabilla, Jasmine Najla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Self-Acceptance dengan Resiliensi pada Narapidana Nabilla, Jasmine Najla; Ardelia, Vania
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n03.p1170-1180

Abstract

Kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan menempatkan narapidana pada berbagai tekanan psikologis, seperti hilangnya kebebasan dan keterbatasan sosial, yang dapat memengaruhi kondisi mental mereka secara signifikan. Dalam situasi tersebut, self-acceptance dan resiliensi menjadi kapasitas psikologis yang penting dalam proses adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-acceptance dengan resiliensi pada narapidana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 105 narapidana laki-laki di Lapas Kelas I Surabaya (Lapas Porong, Jawa Timur) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Berger’s Self-Acceptance Scale dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-acceptance dan resiliensi pada narapidana (r = 0,226; p = 0,020), namun dengan kekuatan korelasi yang tergolong lemah. Hal ini mengindikasikan bahwa self-acceptance berperan mendukung resiliensi narapidana, namun kontribusinya terbatas mengingat adanya faktor lain yang lebih dominan. Temuan deskriptif juga menunjukkan bahwa mayoritas narapidana berada pada kategori sedang untuk kedua variabel. Abstract Life within correctional institutions exposes prisoners to various psychological pressures, such as loss of liberty and social limitations, which can significantly affect their mental condition. In such situations, self-acceptance and resilience become crucial psychological capacities for adaptation. This study aimed to examine the relationship between self-acceptance and resilience among prisoners. A quantitative research method with a correlational design was employed involving 105 male prisoners at the Class I Correctional Institution of Surabaya (Porong Prison, East Java), selected through purposive sampling. The data collection instruments used were Berger’s Self-Acceptance Scale and the Connor–Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Data analysis was conducted using the Pearson’s Product Moment correlation test. The results indicated a positive and significant relationship between self-acceptance and resilience among prisoners (r = 0.226; p = 0.020), although the correlation strength was classified as weak. This implies that while self-acceptance plays a role in supporting prisoner resilience, its contribution is limited, suggesting the presence of other more dominant factors. Descriptive findings also showed that the majority of prisoners fell into the moderate category for both variables.