Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Islamisasi Jawa Pada Kesultanan Demak: Telaah Historis Atas Peran Walisongo dan Kekuasaan Islam Awal Di Nusantara Frida Najihatul Anas1; Agus Khunaifi
AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Al-Kainah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STAI Miftahul Huda Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69698/jis.v4i2.1494

Abstract

Latar Belakang: Proses Islamisasi di Jawa merupakan fenomena historis yang kompleks dan tidak dapat dilepaskan dari kondisi sosial-budaya masyarakat pra-Islam yang didominasi oleh tradisi Hindu–Buddha serta kepercayaan lokal. Salah satu fase penting dalam proses tersebut terjadi pada masa Kesultanan Demak, yang menandai peralihan kekuasaan sekaligus transformasi keagamaan masyarakat Jawa. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses Islamisasi Jawa pada masa Kesultanan Demak dengan menyoroti kondisi sosial-budaya pra-Islam, dinamika masuknya Islam melalui dakwah, peran strategis Walisongo dalam membentuk karakter Islam Nusantara, serta peninggalan Kesultanan Demak terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Jawa. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan historis-kualitatif, menganalisis sumber primer berupa kronik sejarah, naskah klasik, dan literatur sejarah Islam, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa Islamisasi Jawa pada masa Demak berlangsung secara bertahap dan damai melalui dakwah kultural yang adaptif terhadap budaya lokal. Walisongo berperan penting melalui pendidikan pesantren, seni, tradisi masyarakat, dan legitimasi politik, sehingga Islam diterima tanpa menimbulkan konflik sosial yang signifikan. Keberhasilan Islamisasi tersebut juga didukung oleh melemahnya Majapahit yang membuka ruang bagi berdirinya Kesultanan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Islamisasi pada masa Kesultanan Demak merupakan hasil sinergi antara strategi dakwah kultural dan dukungan kekuasaan politik. Dampak jangka panjang dari proses ini tercermin dalam terbentuknya tradisi Islam Jawa yang moderat, inklusif, dan adaptif terhadap budaya lokal, yang hingga kini menjadi fondasi karakter sosial-keagamaan masyarakat Jawa