This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDEKATAN EKOLOGI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BUDDHIS: STUDI KONSERVASI DAN KESADARAN LINGKUNGAN Sugiyarti; Iing Felicia; Kabri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 07 Desember (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis lingkungan global yang semakin menguat menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada solusi teknis dan kebijakan, tetapi juga menyentuh dimensi etika, nilai, dan spiritualitas manusia. Kerusakan lingkungan menunjukkan adanya krisis nilai, kesadaran, dan pola hidup masyarakat modern. Dalam konteks ini, tradisi Buddhis menawarkan seperangkat prinsip etis dan spiritual, seperti mettā (cinta kasih), karuṇā (belas kasih), paṭicca-samuppāda (saling ketergantungan), appicchatā (kesederhanaan), dan sammā ājīva (mata pencaharian benar), yang relevan dalam pengembangan etika lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan ekologi dalam pemberdayaan masyarakat Buddhis, khususnya dalam konteks konservasi lingkungan dan penguatan kesadaran ekologis. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian terhadap Tipiṭaka, literatur eco-Buddhism, serta penelitian empiris yang membahas konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Buddhis membentuk kesadaran ekologis masyarakat melalui tiga tahapan yang saling berkaitan, yaitu kesadaran batin, partisipasi sosial-ekologis, dan kemandirian berbasis spiritualitas. Struktur komunitas Buddhis, seperti vihara, sekolah Buddhis, dan organisasi keagamaan, berfungsi sebagai pusat pendidikan lingkungan sekaligus penggerak utama aksi konservasi berbasis komunitas. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi antara spiritualitas Buddhis dan tindakan ekologis membentuk model pemberdayaan masyarakat yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan dalam merespons krisis lingkungan global.