Perkembangan teknologi abad ke-21 menuntut pembelajaran olahraga tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik, tetapi juga pada penguatan kemampuan berpikir siswa. Pemanfaatan Artificial Narrow Intelligence (ANI) melalui Simulation-AI dalam permainan kasti menjadi inovasi pembelajaran untuk melatih kemampuan decision making. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi ANI (Simulation-AI) dalam pembelajaran permainan kasti serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, sekaligus menganalisis kontribusinya terhadap pelatihan kemampuan decision making siswa MI NU Ibtidaul Falah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman serta triangulasi sumber, waktu, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Simulation-AI dilaksanakan melalui perencanaan pembelajaran yang terstruktur, didukung ketersediaan jaringan internet dan pengembangan sarana teknologi sekolah. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam kerja kelompok maupun individu, ketepatan dalam decision making, serta mampu menerapkan keputusan tersebut secara nyata saat praktik permainan kasti sesuai indikator decision making ranah psikomotorik. Kesimpulannya, pemanfaatan ANI (Simulation-AI) dalam pembelajaran kasti berkontribusi optimal dalam melatih kemampuan decision making melalui media interaktif sekaligus dalam aspek keterampilan praktik siswa, sehingga memperkuat inovasi pembelajaran berbasis teknologi di madrasah. Program ini sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi pembelajaran abad ke-21, sehingga turut memperkuat kompetensi mahasiswa PGMI dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran.