Kristanto, Erwin Gidion
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Administrasi Kebijakan Kesehatan dalam Peningkatan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Militer: Studi Kualitatif Eksploratif di RS TNI AL dr. Wahyu Slamet, Bitung Taniyo, Sunarty Sunaryo; Manoppo, Jeanette I. Ch.; Nelwan, Jeini; Kaunang, Wulan Pingkan Julia; Kristanto, Erwin Gidion
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2486

Abstract

Rumah sakit dituntut tidak hanya memberikan pelayanan klinis bermutu, tetapi juga menerapkan tata kelola administrasi dan kebijakan kesehatan yang efektif untuk meningkatkan kepuasan pasien. Rumah sakit militer memiliki karakteristik organisasi dan sistem kebijakan yang berbeda dari rumah sakit sipil, sehingga memerlukan kajian khusus. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi administrasi kebijakan kesehatan dalam meningkatkan kepuasan pasien di RS TNI AL dr. Wahyu Slamet Bitung melalui pendekatan kualitatif eksploratif. Data dikumpulkan pada November 2025 melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan telaah dokumen terhadap informan kunci dari unsur manajemen, administrasi medis, serta pasien atau keluarga, kemudian dianalisis menggunakan analisis konten dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi administrasi kebijakan kesehatan diterapkan melalui empat dimensi utama yaitu struktural, operasional, partisipatif, dan evaluative, yang berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pasien melalui penataan struktur dan sumber daya, penyederhanaan alur layanan JKN, penguatan komunikasi dan pelibatan pasien, serta evaluasi mutu berkelanjutan. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana-prasarana, ketidakstabilan integrasi sistem informasi, dan pemanfaatan data umpan balik yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi implementasi kebijakan dan pemanfaatan data berbasis mutu merupakan kunci peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit militer.
Hubungan antara Kualitas Kehidupan Kerja Perawat dan Kinerja Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit: Studi Cross Sectional Simbala, Marsyella Arystia; Manoppo, Jeanette I. Ch.; Lampus, Harsali Fransiscus; Tuda, Josef Sem Berth; Kristanto, Erwin Gidion
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2528

Abstract

-Kinerja perawat merupakan determinan penting mutu pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien, yang salah satunya dipengaruhi oleh Quality Nursing Work Life (QNWL). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara QNWL dan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Dr. J.H. Awaloei Tateli. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan melibatkan seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap sebanyak 80 orang melalui teknik total sampling. QNWL diukur menggunakan kuesioner Brooks dan Anderson yang mencakup dimensi work life/home life, work design, work context, dan work world, sedangkan kinerja perawat diukur menggunakan instrumen Standar Asuhan Keperawatan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Fisher–Freeman–Halton Exact, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi work world yang berhubungan signifikan dengan kinerja perawat (p = 0,019), sementara dimensi QNWL lainnya tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Analisis multivariat mengonfirmasi bahwa work world merupakan determinan paling dominan terhadap kinerja perawat (OR = 4,33; p = 0,031). Temuan ini menegaskan bahwa persepsi positif terhadap nilai profesi, penghargaan, dan rasa aman dalam bekerja berperan penting dalam meningkatkan kinerja perawat, sehingga penguatan dukungan organisasi dan citra profesi perlu menjadi prioritas dalam manajemen rumah sakit.