This Author published in this journals
All Journal TAFASIR
Fadhil Wathani, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTEKSTUALISASI MORAL ABDULLAH SAEED DALAM QS. AL-MAIDAH [5]: 38: RELEVANSI HUKUM POTONG TANGAN DI ERA KONTEMPORER Fadhil Wathani, Muhammad; Husn Munsarif, Alyatal; Noval Ifkar, Muhammad; Arja Imroni, Mohamad
TAFASIR: Journal of Quranic Studies Vol 3, No 2 (2025): TAFASIR: Journal of Qur'anic Studies
Publisher : Ma'had Aly As'adiyah Sengkang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62376/tafasir.v3i2.87

Abstract

Artikel ini mengkaji penerapan metode tafsir kontekstual Abdullah Saeed terhadap QS. Al-Maidah [5]:38 tentang hukuman potong tangan bagi pencuri. Abdullah Saeed, pemikir Muslim kontemporer, mengembangkan pendekatan hermeneutika yang memposisikan Al-Qur'an sebagai teks hidup (living text) dengan makna yang terus berkembang sesuai konteks. Melalui model empat lapisan makna (tekstual, kontekstual, signifikansi, dan aplikasi), Saeed menekankan bahwa QS. Al-Maidah [5]:38 mengandung dimensi moral-etis yang lebih fundamental daripada bentuk hukumannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa hukuman potong tangan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana implementatif untuk mewujudkan nilai-nilai universal seperti keadilan, perlindungan harta, dan pencegahan kejahatan. Dalam konteks modern, pendekatan Saeed membuka ruang bagi reinterpretasi yang mempertimbangkan mekanisme alternatif seperti restitusi, rehabilitasi sosial, dan program pencegahan struktural, asalkan tujuan moral syariat (maqāṣid al-sharī'ah) tetap terwujud. Tafsir kontekstual tidak meniadakan otoritas teks Al-Qur'an, tetapi menghadirkan pemaknaan yang responsif terhadap realitas sosial kontemporer sambil mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan universal Islam.