TAFASIR
Vol 3, No 2 (2025): TAFASIR: Journal of Qur'anic Studies

KONTEKSTUALISASI MORAL ABDULLAH SAEED DALAM QS. AL-MAIDAH [5]: 38: RELEVANSI HUKUM POTONG TANGAN DI ERA KONTEMPORER

Fadhil Wathani, Muhammad (Unknown)
Husn Munsarif, Alyatal (Unknown)
Noval Ifkar, Muhammad (Unknown)
Arja Imroni, Mohamad (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Artikel ini mengkaji penerapan metode tafsir kontekstual Abdullah Saeed terhadap QS. Al-Maidah [5]:38 tentang hukuman potong tangan bagi pencuri. Abdullah Saeed, pemikir Muslim kontemporer, mengembangkan pendekatan hermeneutika yang memposisikan Al-Qur'an sebagai teks hidup (living text) dengan makna yang terus berkembang sesuai konteks. Melalui model empat lapisan makna (tekstual, kontekstual, signifikansi, dan aplikasi), Saeed menekankan bahwa QS. Al-Maidah [5]:38 mengandung dimensi moral-etis yang lebih fundamental daripada bentuk hukumannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa hukuman potong tangan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana implementatif untuk mewujudkan nilai-nilai universal seperti keadilan, perlindungan harta, dan pencegahan kejahatan. Dalam konteks modern, pendekatan Saeed membuka ruang bagi reinterpretasi yang mempertimbangkan mekanisme alternatif seperti restitusi, rehabilitasi sosial, dan program pencegahan struktural, asalkan tujuan moral syariat (maqāṣid al-sharī'ah) tetap terwujud. Tafsir kontekstual tidak meniadakan otoritas teks Al-Qur'an, tetapi menghadirkan pemaknaan yang responsif terhadap realitas sosial kontemporer sambil mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan universal Islam.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

tafasir

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

TAFASIR Jurnal Ilmu AlQuran dan Tafsir is a peer reviewed journal dedicated to the promotion and dissemination of scholarly research to encourage and promote the study of the Qur an Particular attention is paid to works dealing with Particular attention is paid to works dealing with religious and ...