Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana inovasi pembelajaran berbasis interaktif diimplementasikan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa di SDN Ciherangjaya 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana teknik-teknik seperti kegiatan kelompok kolaboratif, tugas berbasis pemecahan masalah, dan penggunaan media digital membantu menciptakan lingkungan kelas yang mendorong siswa untuk berpikir secara analitis dan reflektif. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen untuk memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana pembelajaran interaktif berlangsung dalam situasi pengajaran yang nyata. Temuan menunjukkan bahwa strategi pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, membentuk kebiasaan bertanya, serta meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menafsirkan dan menilai isu-isu sosial yang disajikan dalam materi IPS. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam penalaran, koneksi konsep yang lebih kuat, dan kepercayaan diri yang lebih tinggi ketika menyampaikan ide-ide mereka. Guru melaporkan bahwa penerapan pendekatan interaktif membantu menggeser suasana belajar dari yang berpusat pada guru menjadi lebih berpusat pada siswa, memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam dan partisipasi yang lebih aktif. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa inovasi pembelajaran interaktif memainkan peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan membentuk dinamika kelas yang lebih baik, sehingga pembelajaran IPS menjadi lebih selaras dengan kompetensi abad ke-21. Oleh karena itu, disarankan untuk memperluas penggunaan strategi pembelajaran interaktif di SDN Ciherangjaya 2 guna mendukung perkembangan kognitif siswa dan mendorong pengalaman belajar yang lebih aktif