Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kebijakan Hilirisasi Nikel Terhadap Struktur Perdagangan Indonesia: Analisis Peran Kawasan Industri Morowali (IMIP) Dalam Institusi WTO Damayanti, Alfina; Triana, Amelia; Uwais, Muhammad; Atallah, Evan Auril
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Siber Multi Disiplin (Oktober - Desember 2025)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v3i3.570

Abstract

Kebijakan hilirisasi nikel yang dimulai sejak larangan ekspor bijih nikel pada tahun 2020 telah mengubah struktur perdagangan di Indonesia secara signifikan. Penelitian ini mengkaji efek dari kebijakan itu dengan menekankan pentingnya Kawasan Industri Morowali (Indonesia Morowali Industrial Park/IMIP) sebagai pusat pertumbuhan industri nikel di tingkat nasional. Dengan menggunakan metode kualitatif yang mendasarkan pada analisis kebijakan, data perdagangan, dan regulasi dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), penelitian ini menyelidiki pergeseran pola ekspor dari dominasi bijih mentah menjadi produk bernilai tambah seperti feronikel, NPI, dan stainless steel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMIP memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas produksi dan pertumbuhan ekspor barang olahan. Namun, kebijakan larangan ekspor menghadapi tantangan hukum di WTO, terkhusus pada aturan non-diskriminasi dan pembatasan kuantitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hilirisasi memperkuat daya saing perdagangan Indonesia, tetapi keberlanjutannya sangat tergantung pada strategi diplomasi dan kepatuhan Indonesia terhadap regulasi perdagangan global.
Perkembangan Kerja Sama Ekonomi ASEAN Pasca Pembentukan ASEAN Economic Community (2015–2025) Nugeraha, Bari Laksmana; Putra, Bintang Ramadhan Dyni; Atallah, Evan Auril; Sukma, Raafiul Haqqy; Irfani, Wan Muhammad Zendi
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.655

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan kerja sama ekonomi ASEAN pasca pembentukan ASEAN Economic Community pada tahun 2015 yang menjadi tonggak integrasi ekonomi kawasan. Penelitian ini berfokus pada sejauh mana ASEAN berkembang menuju pasar tunggal dan basis produksi melalui peningkatan perdagangan intra kawasan, arus investasi, serta interdependensi ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis capaian dan keterbatasan integrasi ekonomi ASEAN pada periode 2015 hingga 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan resmi, literatur akademik, dan publikasi ekonomi regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi ASEAN mengalami peningkatan terutama dalam liberalisasi perdagangan, pertumbuhan investasi, dan integrasi jaringan produksi kawasan. Namun demikian, integrasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat hambatan non tarif, ketimpangan implementasi kebijakan, serta disparitas ekonomi antarnegara anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ASEAN berperan penting sebagai institusi regional dalam memfasilitasi kerja sama ekonomi, namun efektivitasnya masih dibatasi oleh kendala struktural dan institusional.