Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KETINGGIAN KOLOM CONCRETE FILLED STEEL TUBULAR PADA BANGUNAN TAHAN GEMPA Azkiyak, Sinar Azkal; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8145

Abstract

Seiring berjalannya waktu, penggunaan kolom Concrete Filled Steel Tubular terus meningkat di dunia. Tidak diperlukannya bekisting pada saat proses konstuksi dan pengekangan beton oleh baja menjadikan alasan utama penggunaan kolom CFST ini. Namun, ketinggian dan ketebalan baja pada kolom dapat mempengaruhi story drift, story stiffness dan design capacity-nya. Pada penelitian ini, variasi ketebalan baja yang digunakan adalah 1,6 cm dan 1,1 cm dengan beberapa variasi ketinggian kolom yang dianalisis menggunakan software ETABS. Pada Tipe A, ketinggiannya yaitu 5,5 m dan 4,9 m. Pada Tipe B, ketinggiannya 5,5 m, 5,0 m dan 4,5 m. Pada variasi Tipe C, ketinggiannya 5,5 m, 5,1 m dan 4,1 m. Pada Tipe D, ketinggiannya 5,5 m, 5,2 m, 5,0 m dan 4,3 m. Pada Tipe E, ketinggiannya 5,5 m, 5,0 m dan 4,0 m. Struktur bangunan yang telah direncanakan, akan dikenai beban gempa dan beban beban lainnya, kemudian akan dianalisis menggunakan metode Respons Spectrum dengan variasi yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan baja hingga 68% dapat meningkatkan story drift dan story stiffness pada bangunan, bahkan mempengaruhi design capacity pada kolom CFST. Story drift pada ketebalan baja 1,6 cm dan 1,1 cm, masing masing meningkat sebesar 24,26% dan 27,93% disumbu X dan di sumbu Y sebesar 22,36% dan 29,05%. Sedangkan story stiffness yang terjadi, masing masing menurun sebesar 19,40% dan 19,83% disumbu X dan di sumbu Y sebesar 18,09% dan 18,44%. Dan design capacity berupa kombinasi aksial lentur, menurun 8,376% dan 8,829% dari Tipe A ke Tipe E. Dengan demikian, dapat disimpulkan jika semakin tinggi kolom, akan meningkatkan story drift dan mengurangi story stiffness serta mengurangi nilai design capacity-nya.