Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Screening of Amylolytic Bacteria from the Intestines of Tilapia (Oreochromis niloticus) Cultivated in Rice Fish Farming in Panembangan Village, Cilongok District, Banyumas nabila, salsa; Kasprijo; Oktavia Kusuma, Rima; Marnani, Sri; Ikhwan Ihtifazhuddin, Muhammad
Journal Of Artha Biological Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 no 2 2025
Publisher : PT. Artha GenetikaLab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/p5vczh22

Abstract

Amylolytic bacteria in the digestive tract of tilapia are bacteria that produceamylase enzymes, which function to break down carbohydrates, thereby aidingthe digestive process. The presence of amylolytic bacteria is influenced by feedand the environment. The purpose of this study was to determine the proportionand activity index of amylolytic bacteria in the intestines of tilapia. This studyused an observational method with purposive sampling. Amylolytic bacteriawere isolated from the intestines of tilapia in Rice fish farming Blocks A and E.The successfully isolated bacteria were grown on 1% starch agar medium withan incubation time of 48 hours and observed at 24-hour intervals. Then, severalcharacteristic tests were carried out, including Gram staining, KOH, catalase,and oxidase tests. Based on the results of the study, the proportion of amylolyticbacteria was found in 10 isolates with a proportion of 44% and 12 isolates witha proportion of 48% in the intestines of tilapia from the two blocks. The averageamylolytic activity index obtained from block A was 0.96 ± 0.237, and fromblock E was 1.49 ± 0.501. The largest amylolytic activity index was obtainedin isolate KSA 19 with a value of 1.33 from block A, while from block E, thelargest amylolytic activity index value was 2.6 in isolate KSE 5.
Penguatan Kelembagaan Kelompok Pembudidaya Ikan Cipayung Sejahtera sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Budidaya Perikanan di Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Nurhalisa; Mukti Arie Bowo, Danang; Ikhwan ihtifazhuddin, Muhammad; Reynalta, Ricko
Artha Imperium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Artha Genetikalab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/ck2h6z05

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuanuntuk memperkuat kelembagaan Kelompok PembudidayaIkan (Pokdakan) Cipayung Sejahtera di KelurahanCilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. PokdakanCipayung Sejahtera yang didirikan pada tahun 2020beranggotakan 15 orang pembudidaya dengan fokuskomoditas ikan lele dan nila. Permasalahan utama yangdihadapi kelompok adalah belum optimalnya manajemenorganisasi, keterbatasan pengetahuan teknis budidaya,serta lemahnya akses terhadap informasi pasar danteknologi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi,penyuluhan, pelatihan teknis budidaya, sertapendampingan manajemen kelompok. Hasil kegiatanmenunjukkan peningkatan pemahaman anggota terhadaptata kelola organisasi, peningkatan keterampilan budidaya,serta tumbuhnya semangat kolektif dalammengembangkan usaha perikanan. Kegiatan inidiharapkan dapat menjadi model penguatan kelembagaanpembudidaya ikan di wilayah perkotaan
Penguatan Kelembagaan dan Perencanaan Usaha Kolektif MendorongKemajuan Kapasitas Produksi Kelompok Pembudidaya Ikan MinaNusantara di Jakarta Timur Angela, Deasy; Mukti Arie Bowo, Danang; Ikhwan Ihtifazhuddin, Muhammad; Pratama, Andri
Artha Imperium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Artha Genetikalab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/7a9wfw12

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasivisi-misi organisasi, meningkatkan keterampilanpenyusunan rencana usaha, dan memperkuat tata Kelolamelalui AD/ART Kelompok Pembudidaya Ikan MinaNusantara di Jakarta Timur. Metode partisipatif diterapkanmelali tiga tahap: penyuluhan kelembagaan, pendampinganpenyusunan rencana usaha, dan fasilitasi penyempurnaanAturan Dasar/Aturan Rumah Tangga (AD/ART). Kegiatanini melibatkan 12 anggota pegelola kolam beton seluas 405m² dengan komoditas ikan lele dan nila. Hasil evaluasi FocusGroup Discussion (FGD) menunjukkan keberhasilan tinggi,ditandai dengan kesamaan visi-misi, tersusunnya dokumenrencana produksi 885 kg per siklus dengan potensi omzetRp208.250.000 per tahun, serta terbentuknya mekanismekoordinasi pertemuan rutin. Intervensi kelembagaan initerbukti mampu menyinergikan potensi individu menjadikekuatan kolektif untuk mendukung keberlanjutan budidayaperikanan perkotaan