Pendidikan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) berperan penting dalam pengembangan potensi intelektual, sosial, dan emosional siswa. Efikasi diri, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuan diri sendiri, dan motivasi belajar sebagai dorongan internal, diduga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa kelas III–VI SD Tunas Karya 1. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan regresi linear berganda. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas III–VI SD Tunas Karya 1, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur efikasi diri dan motivasi belajar, serta dokumentasi nilai prestasi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan koefisien korelasi R = 0,452, artinya 45,2% prestasi siswa dipengaruhi oleh efikasi diri. Motivasi belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan koefisien korelasi R = 0,550, memberikan kontribusi sebesar 55% terhadap prestasi siswa. Secara simultan, efikasi diri dan motivasi belajar menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan R = 0,832, menjelaskan 83,2% variasi prestasi siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan efikasi diri dan motivasi belajar sangat berperan dalam mendukung prestasi belajar siswa. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru dan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa.