Anam, Muhammad Shiva Choirul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Edukasi Sampah Organik dan Anorganik dalam Mengubah Perilaku dan Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Ternadi terhadap Pengelolaan Sampah Rahayu, Anysa Puji; Salsabila, Adinda Talia; Anam, Muhammad Shiva Choirul; Novarianto, Ahmad Faiz; Afifi , Zaenal
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.3.2025.965

Abstract

Program Bank Sampah berlangsung selama Juli hingga Agustus 2025 di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program ini menangani rendahnya pemahaman warga tentang pemilahan sampah, keterbatasan fasilitas pengelolaan, dan minimnya media kampanye yang menarik. Tiga kegiatan utama yang dilakukan adalah edukasi tentang sampah organik dan anorganik, penyediaan sarana bank sampah, serta kampanye “Ternadi Sadar Sampah” melalui papan edukasi dan banner. Pelaksanaan program melibatkan koordinasi dengan perangkat desa, diskusi interaktif, praktik pemilahan sampah, penyediaan tempat sampah terpilah, dan pendampingan pembuatan media kampanye. Kegiatan ini diikuti masyarakat, perangkat desa, dan kader lingkungan, menciptakan kolaborasi yang mendukung keberlanjutan. Edukasi meningkatkan pengetahuan warga tentang jenis sampah dan manfaat bank sampah. Fasilitas yang disediakan mempermudah pengelolaan sampah secara terstruktur, sedangkan kampanye visual efektif meningkatkan kesadaran kolektif. Hasilnya, partisipasi warga meningkat 40% dibandingkan sebelum program. Masyarakat kini lebih memahami perbedaan sampah organik dan anorganik serta aktif menabung sampah di bank sampah. Program ini berhasil membentuk ekosistem pengelolaan sampah yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. Keberhasilan PKM Ternadi Sadar Sampah menjadi contoh yang dapat direplikasi di desa lain, mendukung lingkungan bersih, sehat, dan berdaya guna, sekaligus berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini menegaskan pentingnya edukasi, fasilitas, dan kampanye kreatif dalam membentuk perilaku peduli lingkungan, dengan harapan dampaknya terus berlanjut di masa depan.