Manalu, Ario
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESELAMATAN DALAM PAHAM KRISTEN PROGRESIF (KAJIAN TEOLOGI LUTHERAN DAN KONFESSI AUGSBURG PASAL IV) Nainggolan, Herrio Tekdi; Manalu, Ario
Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 7 No. 1 (2025): Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (Vol.7, No.1, Desember 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Moriah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55076/didache.v7i1.421

Abstract

The doctrine of salvation, as a central theme in Christian theology, continues to spark debate across traditions. Lutheran theology and Article IV of the Augsburg Confession present a well-defined doctrine of salvation grounded in God’s grace through faith in Christ. In contrast, Progressive Christianity views salvation not merely as belief in Christ but as a continuous process of moral and social transformation accessible to all humanity, without requiring explicit confession of Jesus as the only way. This study examines how the Progressive Christian understanding of salvation interacts with Lutheran theology and the Augsburg Confession Article IV. Using a qualitative, comparative-doctrinal approach, the research analyzes their theological emphases and implications. The findings reveal a shared conviction that salvation is God’s liberating work that restores humanity’s relationship with the Divine. Yet, significant differences remain: Lutheran theology centers on sola fide, sola gratia, and sola scriptura as the basis of justification, while Progressive Christianity emphasizes existential and social renewal as expressions of divine redemption. This study contributes to contemporary theological discourse by inviting deeper reflection on the relevance of Reformation theology for interpreting salvation within the diverse and plural context of faith in Indonesia. Doktrin keselamatan sebagai salah satu inti ajaran Kristen merupakan topik yang terus diperdebatkan dalam berbagai tradisi teologi. Teologi Lutheran dan Konfessi Augsburg IV cukup mapan merampungkan konsep keselamatan dalam doktrinnya. Sementara, bagi paham Kristen Progresif keselamatan tidak semata-mata bergantung pada iman, melainkan merupakan proses transformasi moral dan sosial yang dapat dialami semua manusia tanpa harus melalui pengakuan eksplisit terhadap Yesus Kristus sebagai satu-satunya jalan keselamatan. Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep keselamatan dalam paham Kristen Progresif diperhadapkan dengan ajaran Lutheran dan Konfessi Augsburg Pasal IV. Artikel ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pandangan Kristen Progresif dengan ajaran Teologi Lutheran serta Konfessi Augsburg Pasal IV tentang keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan komparatif-doktrinal. Hasil kajian menunjukkan bahwa doktrin keselamatan dalam teologi Lutheran dan paham Kristen Progresif memiliki titik temu dalam pengakuan bahwa keselamatan adalah karya Allah yang membebaskan manusia dari dosa dan memulihkan relasi dengan-Nya. Namun, keduanya menempuh penekanan yang berbeda: Lutheran menekankan sola fide, sola gratia dan sola scriptura sebagai inti pembenaran, sedangkan Kristen Progresif melihat keselamatan sebagai transformasi eksistensial dan sosial. Temuan ini diharapkan memperkaya wacana teologi keselamatan kontemporer untuk melakukan kajian lebih lanjut dalam memaknai relevansi teologi reformasi dalam konteks “beriman di Indonesia”.