Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Pelajar Melalui Pelestarian Budaya Lokal: Implementasi Program Incoming Global Volunteer Summer Peak 2025 di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang Ramadhan, Tri Sugiarti; Arifin, Rois; Naghieb, Muhammad; Rahmatulloh, Muhammad Alamsyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i1.1746

Abstract

Pelaksanaan Incoming Global Volunteer Summer Peak 2025 di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran generasi muda terhadap pelestarian budaya lokal, minimnya media pembelajaran kreatif berbasis nilai budaya, serta terbatasnya ruang kolaboratif lintas budaya di sekolah-sekolah pedesaan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pelajar terhadap budaya lokal, mengembangkan keterampilan abad ke-21 melalui media budaya, dan mendorong pembentukan sumber daya berkelanjutan bagi siswa melalui kolaborasi global. Metode kegiatan meliputi seminar edukatif, pengajaran kolaboratif antara exchange participants internasional dan siswa lokal, serta penyelenggaraan Cultural Festival sebagai puncak kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa terhadap budaya lokal, tumbuhnya motivasi belajar, serta peningkatan kemampuan komunikasi lintas budaya. Program ini juga menghasilkan modul pembelajaran berbasis budaya, publikasi kegiatan, dan jejaring kerja sama antara AIESEC Universitas Brawijaya dengan lembaga pendidikan mitra. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan kapasitas pelajar di bidang pendidikan budaya dan kerja sama internasional, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis budaya untuk wilayah pedesaan lainnya.