Walid Huda Syawaluddin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Batu Qulhu dalam Masyarakat: Studi Terhadap Surah Al-Ikhlas Menurut Tafsir Al-Azhar Walid Huda Syawaluddin; Sugeng Wanto Pardi
Intelektualita Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v14i2.30340

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan praktik dan makna tradisi Batu Qulhu di Desa Bandar Setia serta menilai relevansinya dengan prinsip tauhid Surah Al-Ikhlas menurut Tafsir Al-Azhar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis dan tafsir tematik (maudhu’i), data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama, pelaku tradisi, dan masyarakat, serta kajian literatur tafsir. Analisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan) yang diperkaya hermeneutika untuk mengaitkan teks tafsir dengan praktik lokal; keabsahan dijaga melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Temuan menunjukkan bahwa Batu Qulhu merupakan tradisi zikir lokal Mandailing yang dilaksanakan selama tiga malam dalam rangkaian takziah dengan pembacaan Surah Al-Ikhlas menggunakan batu putih sebagai alat hitung dan fokus wirid. Tradisi ini menegaskan nilai tauhid, kedisiplinan ibadah, dan solidaritas sosial masyarakat. Batu dimaknai sebagai simbol kesucian dan keteguhan iman tanpa diyakini memiliki kekuatan metafisis. Kesimpulannya, Batu Qulhu sejalan dengan prinsip tauhid selama niat dipusatkan kepada Allah dan batu hanya berfungsi sebagai sarana bantu zikir.