Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mendeskripsikan efikasi diri, keterampilan metakognitif, regulasi diri, dan hasil belajar bioteknologi peserta didik kelas IX SMPN di Kecamatan Banggae Timur, serta menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel tersebut. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IX dari SMPN 2 Majene, SMPN 3 Majene, SMPN 4 Majene, dan SMPN 5 Majene, dengan jumlah sampel 214 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur efikasi diri, keterampilan metakognitif, dan regulasi diri, serta tes hasil belajar untuk mengukur capaian belajar bioteknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri, keterampilan metakognitif, regulasi diri, dan hasil belajar peserta didik secara umum berada pada kategori sedang. Analisis jalur mengungkapkan bahwa efikasi diri berpengaruh langsung terhadap hasil belajar dengan koefisien 0,357, keterampilan metakognitif berpengaruh langsung sebesar 0,175, dan regulasi diri sebesar 0,353. Selain itu, efikasi diri berpengaruh langsung terhadap regulasi diri sebesar 0,264, dan keterampilan metakognitif terhadap regulasi diri sebesar 0,379. Efikasi diri juga berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar melalui regulasi diri sebesar 0,093, dan keterampilan metakognitif melalui regulasi diri sebesar 0,133. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan efikasi diri dan keterampilan metakognitif, baik secara langsung maupun melalui penguatan regulasi diri, dapat meningkatkan hasil belajar bioteknologi peserta didik.