This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Ryandri, Muhamad Akmal Zaki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebijakan Ketenagakerjaan dan Ketidaksesuaian Kompetensi Lulusan Ryandri, Muhamad Akmal Zaki; Priyanti, Evi; Adiarsa, Sopyan Resmana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13814

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kebijakan ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi serta faktor-faktor yang menyebabkan ketidaksesuaian kompetensi lulusan SMA/SMK dengan kebutuhan industri. Kajian difokuskan pada bagaimana interaksi antaraktor pemerintah daerah, perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dan serikat pekerja—mempengaruhi proses perumusan, implementasi, hingga evaluasi kebijakan. Penelitian menggunakan teori Kelompok (Group Theory) Thomas R. Dye serta paradigma materialisme historis untuk menelaah relasi kepentingan dan distribusi kekuatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumen, serta triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi lebih banyak terbentuk melalui kompromi pragmatis karena adanya ketidakseimbangan pengaruh antara pemerintah dan industri dibandingkan aktor lain. Kapasitas pelatihan yang terbatas, fasilitas pendidikan yang belum memadai, serta lemahnya integrasi data berdampak pada rendahnya tingkat penyerapan tenaga kerja lokal dan tingginya pengangguran lulusan SMK. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas kebijakan memerlukan redistribusi pengaruh antaraktor, penguatan mekanisme kolaborasi, serta implementasi sistem evaluasi berbasis data agar program pelatihan dan penempatan kerja menghasilkan dampak struktural bagi tenaga kerja lokal.