p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Plexus Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ukuran Defek dan Panjang Total Septum Atrium dalam Pengambilan Keputusan Ukuran Device ASD Closure di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2021–2023 Margaretha, Glory; Muhammad Riza; Bagus Artiko
Plexus Medical Journal Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v4i5.1709

Abstract

Pendahuluan: Defek septum atrium/Atrial Septal Defect (ASD) adalah kondisi yang menyebabkan adanya pertemuan antara dua atrium yang membuat darah mengalir dari atrium kiri ke atrium kanan (left-to-right shunt). Tindakan penutupan ASD yang saat ini menjadi lini pertama adalah prosedur penutupan ASD perkutan dengan transkateter dan penentuan ukuran device yang akan digunakan harus tepat karena menjadi kunci keberhasilan dari prosedur ini.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ukuran defek dan panjang total septum atrium dalam pengambilan keputusan ukuran device yang akan digunakan dalam prosedur ASD closure. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik observasional dengan desain penelitian lintas bagian retrospektif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 59 individu yang diambil dengan  metode total sampling. Penelitian ini mengambil data primer dari rekam medis pasien dan diolah dengan bantuan aplikasi SPSS. Uji korelasi yang digunakan adalah Uji korelasi Pearson dan Spearman’s Rho, lalu hasil akan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa ukuran defek dan panjang total septum atrium dalam pengambilan keputusan ukuran device ASD closure memiliki korelasi yang kuat, linear, positif, dan signifikan di mana semakin besar ukuran defek dan panjang total septum atrium maka semakin besar juga ukuran device yang dipilih. Kesimpulan: Ukuran defek dan panjang total septum atrium sudah konsisten dan sesuai dalam pengambilan keputusan ukuran device ASD closure.
Pengaruh Penutupan Defek Septum Ventrikel secara Transkateter Menggunakan KONAR-MFO terhadap Status Gizi Anak di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Energi Wira Pratama Adi; Bagus Artiko; Pridania Vidya
Plexus Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v5i1.2995

Abstract

Pendahuluan: Defek septum ventrikel merupakan salah satu penyakit jantung bawaan tersering yang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan akibat peningkatan beban kerja jantung dan kebutuhan metabolik. Teknik penutupan defek septum ventrikel secara transkateter dengan perangkat KONAR-Multi Functional Occluder menawarkan pendekatan minimal invasif yang dinilai lebih aman serta berpotensi memperbaiki status gizi lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penutupan defek septum ventrikel menggunakan KONAR-Multi Functional Occluder terhadap status gizi anak berdasarkan indeks berat badan terhadap tinggi badan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest tanpa kelompok kontrol yang melibatkan anak usia 0-59 bulan dengan defek septum ventrikel yang menjalani penutupan defek menggunakan KONAR-Multi Functional Occluder di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Pengukuran berat badan terhadap tinggi badan dilakukan sebelum prosedur dan enam bulan setelah tindakan. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank untuk menilai perbedaan status gizi sebelum dan sesudah prosedur. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai z-score berat badan terhadap tinggi badan enam bulan setelah penutupan defek septum ventrikel. Sebagian besar subjek mengalami perbaikan kategori gizi menuju rentang normal, mencerminkan peningkatan status gizi yang bermakna secara statistik. Perubahan ini mengindikasikan adanya pemulihan status metabolik dan penurunan beban kerja jantung setelah koreksi defek. Kesimpulan: Penutupan defek septum ventrikel secara transkateter menggunakan KONAR-Multi Functional Occluder terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan status gizi anak berdasarkan indeks berat badan terhadap tinggi badan enam bulan pascatindakan.