Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN LILIN AROMATERAPI DARI MINYAK JELANTAH SEBAGAI INOVASI RAMAH LINGKUNGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA SANTOSA Alifiya Ainun Alhayun; Dani Firqin Fuadi; Deby Nurhalizah Camelia; Gilang Maulana; Muhamad Nur Soleh; Neshya Rafa Fadhila; Rindu Aulia Ayum; Sinta Amelia; Yuliarti Sri Rahayu; Zihan Rofifah; Irianti Usman
Journal of Community Service Vol 7 No 2 (2025): JCS, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v7i2.362

Abstract

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah di Desa Santosa dilaksanakan sebagai upaya inovatif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Minyak jelantah yang selama ini menjadi limbah rumah tangga berpotensi merusak kesehatan dan lingkungan jika dibuang sembarangan, sehingga perlu diolah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pemuda dengan rentang usia 20–45 tahun. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai dampak negatif minyak jelantah, demonstrasi serta praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi, dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta. Sebelum pelatihan hanya 75% peserta yang mengetahui bahaya minyak jelantah, sedangkan setelah kegiatan meningkat menjadi 100%. Pengetahuan tentang manfaat lain minyak jelantah yang semula 0% naik menjadi 95,8%, sementara pemahaman cara pembuatan lilin meningkat dari 8,3% menjadi 95,8%. Seluruh peserta menyatakan memperoleh manfaat dari kegiatan, merasa keterampilannya bertambah, serta berniat mempraktikkan pembuatan lilin secara mandiri di rumah. Evaluasi juga menunjukkan respon positif terhadap materi, metode penyampaian, dan keterbukaan pemateri, meskipun sebagian peserta (33,3%) masih merasa perlu pendampingan lebih lanjut untuk memahami materi secara menyeluruh. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya minyak jelantah, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi produk ramah lingkungan yang berpotensi menjadi peluang usaha kreatif berbasis rumah tangga di Desa Santosa.
Penyediaan Tempat Sampah Organik dan Anorganik di Pinggir Jalan sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Masyarakat Irianti Usman; Aulia Nur Fadila; Delliyana Isfahany; Resa Mustafa Alawiyah; Yuliani; Neng Wafa Fatimah; Shinta Zenia; Irfan Miftahul Ali; Aliffa Nabila; Saskia Nabila O. P.; Muhammad Raihan Ferdhani
Journal of Community Service Vol 7 No 2 (2025): JCS, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v7i2.365

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Desa Santosa, Kampung Kancana, Kecamatan Kertasari, akibat keterbatasan fasilitas pembuangan dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pengadaan tempat sampah organik dan anorganik sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif warga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis data sekunder. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada 27 Agustis 2025 telah diserahkan 10 unit tempat sampah di setiap RT dan fasilitas umum yang disambut antusias oleh masyarakat. Kehadiran fasilitas ini berperan dalam mengurangi sampah berserakan, mendorong pemilahan sampah sejak dari rumah, serta menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini diharapkan tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.