Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis of Income Level of The Nipa Roofing Craftsman (Nypa fruticans Wurmb) in Kumai Subdistrict, Central Kalimantan Gilang Maulana; Jumri Dulamin; Nursiah; Sari Mayawati; Eritha Kristiana Firdara
Journal of Sylva Indonesiana Vol. 6 No. 01 (2023): Journal of Sylva Indonesiana
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsi.v6i01.9207

Abstract

One of the efforts to increase income is utilizing non-timber forest products in the form of home industries. One of the non-timber forest products utilized by the community and have a business opportunity is the Nipa plant (Nypa fruticans Wurmb). It grows along rivers near estuaries to rivers with brackish water influenced by tides and is included in the mangrove/brackish forest type. The research aimed to analyze the utilization level of nipa (Nypa fruticans Wurmb), examine the income level of the nipa roof craftsman, measure the contribution level of the nipa roofing business to family income, and analyze the relationship between the income level and the utilization of nipa (Nypa fruticans Wurmb). Data was sampled using the census method. The respondents were the craftsmen of nipa roofs (only ten people were still active in making nipa roofs). The required data includes the utilization of nipa resource products, production costs, total revenue, selling price, income from the nipa roofing business, and income from other family members. The results showed that the total production of nipa palm roofs was 303,840/year. The average income of nipa roof craftsmen was Rp10,732,200/year. The income contribution of the nipa roof craftsmen to family income was medium (55%). The utilization of nipa forest resource products had a very strong and positive relationship in increasing the income of nipa roof craftsmen with a correlation value of 0.842.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN, DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP KINERJA KEUANGAN Gilang Maulana; Qristin Violinda; Noni Setyorini
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 1 (2023): MARET : JURNAL ILMU MANAJEMEN, EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v3i1.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan locus of control terhadap kinerja keuangan pada Usaha Kecil & Menengah (Ukm) di Kecamatan Grobogan. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku UKM di Kecamatan Grobogan, penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dengan jumlah sampel 117 responden. Pengukuran penelitian ini menggunakan skala likert yang kemudian diolah dengan alat analisis IBM SPSS Statistic Version 25 menggunakan analisis linier berganda. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara literasi keuangan dan kinerja keuangan secara parsial, inklusi keuangan tidak berpengaruh terhada kinerja keuangan secara parsial, locus of control berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan (Y) secara parsial. Literasi keuangan, inklusi keuangan, locus of control memiliki pengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja keuangan secara simultan dengan nilai f hitung 34,154 dan nilai signifikansi 0,000.
ANALISIS FEA PADA TUBE BOILER UNTUK MINYAK DAN GAS Syaiful Arif; Adin; Alfian Adi Saputra; Diki Ardiansyah; Gilang Maulana
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Tube Untuk Penggunaan Minyak Dan Gas Terdapat Boiler Type AL-LSB-6000, didapatkan Suatu Kasus Yaitu Besarnya Tegangan Yang Terjadi Pada Tube Boiler Dikarenakan Material Yang Dipakai Mempunyai Spesifikasi Nilai Tegangan Yang Tinggi. Metode Yang Digunakan Pada Perencanaan Ini Diawali Dengan Observasi Lapangan Migas Cepu, Melakukan Proses Perencanaan Perhitungan Kekuatan Material Sebelumnya Sesuai ASME. Analisa perencanaan berupa perbandingan perhitungan manual maupun perhitungan simulasi pada software material SA 192 dengan material SA 53. Hasil yang didapat berupa rancangan hitung, desain tube boiler, analisa perhitungan pada SA 192 nilai tegangan 11,67 Mpa, pada simulasi software nilai tegangan 11,63 Mpa, sedangkan pada SA 53 nilai tegangan 9,09 Mpa, pada CAE nilai tegangan 9,14 Mpa. Material SA192 memiliki nilai tegangan lebih besar dibanding SA 53 Kata Kunci : Tube Boiler, Tegangan, Numerik, FEA
PELATIHAN LILIN AROMATERAPI DARI MINYAK JELANTAH SEBAGAI INOVASI RAMAH LINGKUNGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA SANTOSA Alifiya Ainun Alhayun; Dani Firqin Fuadi; Deby Nurhalizah Camelia; Gilang Maulana; Muhamad Nur Soleh; Neshya Rafa Fadhila; Rindu Aulia Ayum; Sinta Amelia; Yuliarti Sri Rahayu; Zihan Rofifah; Irianti Usman
Journal of Community Service Vol 7 No 2 (2025): JCS, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v7i2.362

Abstract

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah di Desa Santosa dilaksanakan sebagai upaya inovatif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Minyak jelantah yang selama ini menjadi limbah rumah tangga berpotensi merusak kesehatan dan lingkungan jika dibuang sembarangan, sehingga perlu diolah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pemuda dengan rentang usia 20–45 tahun. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai dampak negatif minyak jelantah, demonstrasi serta praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi, dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta. Sebelum pelatihan hanya 75% peserta yang mengetahui bahaya minyak jelantah, sedangkan setelah kegiatan meningkat menjadi 100%. Pengetahuan tentang manfaat lain minyak jelantah yang semula 0% naik menjadi 95,8%, sementara pemahaman cara pembuatan lilin meningkat dari 8,3% menjadi 95,8%. Seluruh peserta menyatakan memperoleh manfaat dari kegiatan, merasa keterampilannya bertambah, serta berniat mempraktikkan pembuatan lilin secara mandiri di rumah. Evaluasi juga menunjukkan respon positif terhadap materi, metode penyampaian, dan keterbukaan pemateri, meskipun sebagian peserta (33,3%) masih merasa perlu pendampingan lebih lanjut untuk memahami materi secara menyeluruh. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya minyak jelantah, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi produk ramah lingkungan yang berpotensi menjadi peluang usaha kreatif berbasis rumah tangga di Desa Santosa.