Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN MESIN JAMU INSTAN DAN PELATIHAN MANAJEMEN USAHA BAGI KELOMPOK PENJUAL JAMU TRADISIONAL TIGA VARIAN DESA MEGALUH KABUPATEN JOMBANG Aprilia Rachmadian; Prihat Assih; Digitha Oktaviani Putri
Journal of Community Service Vol 7 No 2 (2025): JCS, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v7i2.379

Abstract

Untuk meningkatkan produksi jamu sebagai salah satu aspek yang diperlukan adalah ketersediaan bahan dan alat dapat menunjang peningkatan proses produksi. Untuk itu pembuatan jamu instan berbasis bahan jamu lokal dan dukungan perlahan modern akan mendorong produktivitas jamu instan meningkat, karena biaya produksi semakin efisien. Peningkatan produksi jamu instan akan menjamin meningkatnya ketersediaan produk siap jual bagi Kelompok Penjual Jamu Tiga Varian. Upaya meningkatkan produksi dan omset penjualan perlu ditopang dengan perbaikan manajemen produksi dan sarana pendukung produksi. Serta penataan manajemen dan sistem pemasaran dengan media online. Tujuan pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini untuk meningkatkan produksi baik kuantitas dan kualitas, meningkatkan motivasi dalam berwirausaja bagi mitra, pemahaman dan keterampilan mitra, omset penjualan dari mitra, ketentraman dan Kesehatan masyarakat, menghasilkan produk jamu instan. Pelaksanaan kegiatan pada Kelompok Penjual Jamu Tiga Varian, berupa bantuan peralatan yang digunakan berupa mesin jamu instan dengan kapasitas produksi 12 Kg, pelaksanaan kegiatan lain pembuatan media prosmosi dengan media online. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa: (1) bantuan peralatan mesin jamu instan; (2) publikasi media massa; (3) publikasi video; (4) publikasi ilmiah.
Integrasi Komprehensif Risiko Lost Sales pada Logistik PT X Primahasmi Dalulia; Lutfiatul Rohmania; Ken Erliana; Ika Anggraeni Khusnul Khotimah; Digitha Oktaviani Putri; Muchammad Riza Fauzy
Journal of Industrial View Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v6i2.14650

Abstract

Abstract PT.X  is a subsidiary of a state-owned company engaged in manufacturing export furniture. In the company, it is known that there is a decline in product sales caused by delays in delivery, the delay is due to obstacles in the production process. This study aims to identify potential risks that can cause sales setbacks due to production process barriers and provide suggestions for preventive actions to be implemented in the department responsible for the risk. The method used in this study is the Delphi method to identify potential risks and the House of Risk method to determine risk priorities that require preventive action. Before identifying potential risks with the Delphi method, previously carried out a breakdown of supply chain activities at PT. Berdikari Furniture Nusantara starting from the procurement process activities until the finished product is ready to be sent to the customer. The results of the study identified 8 potential risks which were mapped into 4 risk events and 4 risk causes. There are 7 preventive actions that can be proposed to be implemented in the company in order to reduce the possibility of these risks occurring in the company. Abstrak PT.X merupakan salah satu anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang manufaktur furniture ekspor. Pada perusahaan diketahui terdapat kemunduran penjualan produk yang disebabkan keterlambatan pengiriman, keterlambatan tersebut dikarenakan adanya hambatan pada proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko yang bisa menyebabkan kemunduran penjualan akibat hambatan proses produksi serta memberikan usulan tindakan pencegahan untuk diterapkan di departemen yang bertanggung terhadap risiko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Delphi untuk mengidentifikasi potensi risiko dan metode House of Risk untuk menentukan prioritas risiko yang membutuhkan tindakan pencegahan. Sebelum melakukan identifikasi potensi risiko dengan metode Delphi, sebelumnya dilakukan breakdown aktivitas supply chain yang ada di PT. Berdikari Meubel Nusantara mulai dari kegiatan proses pengadaan hingga produk jadi siap dikirim ke customer. Pada hasil penelitian diidentifikasi terdapat 8 potensi risiko yang dipetakan menjadi 4 kejadian risiko dan 4 penyebab risiko. Terdapat 7 tindakan pencegahan yang bisa diusulkan untuk diterapkan di perusahaan agar mengurangi kemungkinan terjadinya risiko tersebut di perusahaan