Salah satu model dan pendekatan pembelajaran yang berfokus untuk mengembangkan keterampilan siswa secara menyeluruh adalah model pembelajaran PjBL berbasis pendekatan STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PjBL berbasis pendekatan STEAM terhadap keterampilan kolaborasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental dalam bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Kalitanjung I, SDN Grenjeng, SDN Kanggraksan, dan SDN Kuranji. Jumlah sample keseluruhan ditentukan menggunakan rumus slovin dengan margin error 10%. Pengambilan jumlah sample dari masing-masing sekolah menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket untuk memperoleh data. Teknis analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dan Mann-Whitney U Test. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed-Rank di kelas eksperimen menunjukkan nilai Asymp.Sig.(2tailed) = 0,001 < 0,05 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest di kelas eksperimen sehingga menegaskan bahwa model pembelajaran PjBL berbasis STEAM efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Dilain sisi, hasil uji Mann-Whitney U Test terhadap N-Gain keterampilan kolaborasi yang dimiliki siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,049 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara N-Gain kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL berbasis STEAM berpengaruh terhadap keterampilan kolaborasi siswa sekolah dasar.