Fortuna, Nindya Dhifa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Budidaya Tanaman Sehat Bebas Cemaran Pestisida melalui Aplikasi Mikroba Antagonis Terenkapsulasi pada Kelompok Tani Saputra, Aulia; ., Mutiah; Khatimah, Husnul; Fortuna, Nindya Dhifa; Nayu, Rangga Adhitya; Alisa, Novi; ., Stevani; ., Nuriyafini; Anwar, Muhammad Kasyful; ., Nurkamaliya; Qolbu, Noor Sifa; Silviana, Putri Ayu; ., Helmayanti; Ramliah, Darin Aminatul; Putri, Raihana Nafisa; ., Salamiah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v5i1.4280

Abstract

Kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas pangan yang dikonsumsi, yang pada gilirannya ditentukan oleh proses budidaya tanaman. Praktik pertanian konvensional yang masih bergantung pada penggunaan pestisida kimia secara intensif berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas tanah, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi manusia. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan budidaya tanaman sehat bebas cemaran pestisida melalui pemanfaatan agens hayati Trichoderma spp. dengan teknik enkapsulasi sebagai bagian dari konsep pertanian presisi. Kegiatan dilaksanakan במסגרת Program Bina Desa ULM Berdampak Tahun 2025 di Desa Bentok Darat, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dengan melibatkan 31 anggota Kelompok Tani Alam Subur. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi partisipatif, demonstrasi lapangan pembuatan dan aplikasi Trichoderma spp. terenkapsulasi, serta evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan pemahaman petani mengenai keterkaitan antara pola hidup sehat, sistem pertanian terpadu, dan peningkatan produktivitas usaha tani. Seluruh peserta memahami manfaat penggunaan mikroba antagonis terenkapsulasi sebagai pupuk organik slow release yang ramah lingkungan, efektif dalam menekan patogen tanaman, serta aman bagi kesehatan manusia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan dalam mendukung pengembangan pertanian sehat dan berkelanjutan berbasis pertanian presisi.