Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh café atmosphere, physical evidence, persepsi harga, dan kewajaran harga pada kepuasan konsumen, serta menganalisis peran kepuasan konsumen dalam memediasi pengaruh café atmosphere, physical evidence, persepsi harga, dan kewajaran harga pada niat berkunjung kembali. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Froms. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan total 125 responden terlibat dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji model pengukuran dan model struktural, serta SPSS untuk menggambarkan karakteristik responden. Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa café atmosphere, kewajaran harga, dan kepuasan pelanggan memiliki pengaruh signifikan terhadap revisit intention, sementara physical evidence serta persepsi harga tidak terbukti memberikan pengaruh langsung. Dalam hal mediasi, kepuasan konsumen hanya berperan sebagai penghubung antara persepsi harga dan revisit intention, namun tidak berperan sebagai mediator pada hubungan café atmosphere, physical evidence, dan kewajaran harga. Orisinalitas: Penelitian ini menganalisis empat variabel layanan secara bersamaan dengan kepuasan sebagai variabel mediasi pada konteks Kopi Janji Jiwa Pekalongan. Keterbatasan Penelitian: Objek penelitian yang hanya berfokus pada satu kafe serta dominasi responden dari kelompok usia muda menyebabkan hasil penelitian ini belum dapat digeneralisasi secara luas. Selain itu, variabel mediasi berupa kepuasan konsumen belum mampu menjelaskan sebagian besar hubungan antar variabel yang diteliti. Implikasi Praktis: Pengelola kafe disarankan untuk meningkatkan café atmosphere, menjaga kewajaran harga, serta memperbaiki kualitas pelayanan karena aspek-aspek tersebut terbukti mendorong revisit intention, sementara physical evidence tetap perlu diperhatikan sebagai pendukung pengalaman pelanggan dan dapat dijadikan acuan dalam strategi pelayanan maupun pemasaran.