Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami Repurchase Intention pada Layanan Bank Digital: Interaksi Motivasi Belanja Hedonis, Fitur User-Friendly, Functional Benefit dan Impulse Buying pada Pengguna SeaBank di Shopee Nur Laili Hidayah; Panca Kurniati; Herna Rizaldi
UPY Business and Management Journal (UMBJ) Vol. 5 No. 1 (2026): UBMJ (UPY Business and Management Journal)
Publisher : Department of Management, Universitas PGRI Yogyakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ubmj.v5i1.8917

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor motivasi belanja hedonis, kemudahan penggunaan fitur, manfaat fungsional layanan, serta pembelian impulsif dalam mempengaruhi niat pembelian ulang konsumen. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari kuesioner. Sampel diambil dengan purposive random sampling, di mana setiap orang yang memenuhi kriteria memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi responden. Instrument penelitian menggunakan Skala Likert 5, dan data dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) 3.0. Penelitian melibatkan minimal 190 responden pengguna SeaBank dalam dua bulan terakhir. Temuan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi belanja hedonis, manfaat fungsional, mempunyai pengaruh positif serta signifikan terhadap repurchase intention, baik secara langsung maupun melalui pembelian impulsif. Sedangkan kemudahan penggunaan fitur tidak berpengaruh signifikan, dengan nilai koefisien beta mencapai 0,155 (positif), t-value 9,422, namun p-value 0,002 > 0,05 sehingga dari segi statistik tidak dapat berpengaruh. Orisinalitas: Penelitian ini mengintegrasikan motivasi belanja hedonis, user friendly, functional benefit, dan impulse buying dalam satu model komprehensif untuk menjelaskan repurchase intention pada pengguna Seabank di Shopee. Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden yang relatif sedikit karena keterbatasan akses. Sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan lebih banyak responden atau memperluas cakupan pengguna. Implikasi Praktis: Implikasi penelitian meliputi pemahaman bagaimana motivasi belanja hedonis, kemudahan penggunaan fitur, manfaat fungsional, dan perilaku pembelian impulsif mempengaruhi repurchase intention pada layanan bank digital.
Empowering Housewives Through Education on the Dangers of Usury in Family Financial Management in Kwagean Village, Stalang Firdaus Arjun; Nur Laili Hidayah; Shafrina Rizqi Jazilah; Suci Oktaviani; Icca Febita Prameswari; Afrida Widiyatni
Urecol Journal. Part B: Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Family financial management issues often pose a challenge for housewives, particularly when disputes arise over usury-based loans that promise convenience but have negative long-term impacts. This study aims to examine efforts to empower housewives through education about the dangers of usury as a preventative measure in managing family finances healthily and in accordance with Sharia values. The method used was a qualitative descriptive approach with a case study of the housewives' community in Kwagean Village. The study results indicate that providing education about usury can increase financial awareness, foster a critical attitude towards consumer credit offers, and encourage housewives to manage their finances wisely and independently. This education also strengthens the role of mothers as the primary regulators of the family economy and agents of change in their communities. Thus, empowerment based on religious values is one strategic solution in creating family economic resilience.