Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Circular energy integration: Optimization of RDF pellets and residual heat recovery for industrial decarbonization Kartika, Khalisha Aura; A’yun, Qurrotul; Yustika, Yilen
Journal of Innovation Materials, Energy, and Sustainable Engineering Vol. 3 No. 2: (January) 2026
Publisher : Institute for Advanced Science Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jimese.v3i2.2026.2618

Abstract

Background: Indonesia's industrial sector contributes 36% to national carbon emissions with 30-60% of thermal energy wasted as residual heat, while 68.5 million tons of waste per year, 60-70% of which is inorganic waste, is not managed optimally. Methods: This study used a literature review method with a systematic approach to examine and analyze the circular energy integration system. The literature sources used included Scopus and Web of Science indexed international journals, accredited national journals, reference books, and policy and regulatory documents related to waste and energy management in Indonesia. Findings: This system combines three main components, namely the production of RDF pellets from inorganic waste, the recovery of residual heat from industrial processes, and a real-time emission monitoring system to ensure environmental compliance. The integration of these three components creates synergies that not only reduce waste volume and greenhouse gas emissions but also produce alternative energy that can substitute fossil fuels in industrial applications. Conclusion: This study suggests that system integration can assist in implementing industrial decarbonization. Novelty/Originality of this article: The innovative aspect presented is the integration of RDF Pellets as co-firing with the utilization of residual heat in boilers so that it can be fully utilized.
Pengaruh Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah terhadap Kualitas Hidup Warga Permukiman Padat di Pakuncen Kota Yogyakarta Putra, Dandy Permana; A'yun, Qurrotul; Kartika, Khalisha Aura; Aulia, Muhammad Rizky
Synergy: Journal of Collaborative Sciences Vol. 2 No. 1 (2026): Synergy
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/synergy.v2i1.187

Abstract

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan pada April 2024 menyebabkan permasalahan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta semakin kompleks, ditandai dengan meningkatnya penumpukan sampah di berbagai Tempat Penampungan Sementara (TPS), salah satunya TPS Pakuncen di Kemantren Wirobrajan yang berada di kawasan permukiman padat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan TPS Pakuncen terhadap kualitas hidup warga yang tinggal di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara terhadap warga terdampak dan petugas TPS, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan TPS Pakuncen memberikan dampak signifikan terhadap kondisi lingkungan fisik, kenyamanan, dan kualitas hidup warga. Dampak yang paling dominan dirasakan meliputi bau tidak sedap akibat proses dekomposisi sampah, penurunan estetika lingkungan, keberadaan vektor penyakit seperti lalat dan tikus, serta potensi risiko kesehatan yang menimbulkan rasa tidak nyaman dalam aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan lahan TPS, tingginya volume sampah, fasilitas yang belum memadai, serta ketidakteraturan jadwal pengangkutan. Meskipun demikian, warga tetap menyadari bahwa TPS merupakan infrastruktur penting dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan, namun menilai pengelolaannya belum optimal. Penelitian ini menegaskan perlunya intervensi pemerintah daerah melalui peningkatan manajemen operasional TPS, perbaikan infrastruktur fisik, serta penguatan edukasi dan partisipasi masyarakat guna menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.