Amelia, Siti Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengalaman dan Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan di PT. Era Rajawali Visioner Amelia, Siti Nur; Irawan, Roy; Rifandi, Yandri Ahmad
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.962

Abstract

Urgensi dari pengaruh pengalaman dan pelatihan terhadap kinerja karyawan di PT. ERA terletak pada kebutuhan perusahaan untuk mempertahankan daya saing di pasar yang semakin kompetitif. Dengan meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan yang efektif dan pengalaman kerja yang memadai, PT. ERA dapat memastikan kinerja yang konsisten dan unggul, sehingga mampu mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan di PT. Era Rajawali Visioner yang bergerak di bidang jasa konsultan pajak. Kinerja karyawan sangat penting karena berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan. Dua faktor yang diteliti yaitu pengalaman kerja dan pelatihan karena dianggap dapat meningkatkan kemampuan dan hasil kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 38 karyawan sebagai responden. Data diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, penyebaran angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja dan pelatihan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk lebih memperhatikan peningkatan pengalaman dan pelatihan agar kinerja karyawan semakin baik
Analyze of Audit Delay With The Roles Reputation, Fee, Traits, and Tenure as Mediation Amelia, Siti Nur; Abbas, Dirvi Surya
Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jrak.v16i1.42879

Abstract

Purpose: This study examines the effect of audit firm reputation, audit fee, and auditor characteristics including certification and gender on audit delay, with audit tenure as a mediating variable, focusing on industrial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. Methodology/approach: A quantitative research design was employed using panel data regression analysis to investigate both direct and indirect relationships among the variables. The study utilized 425 firm-year observations from 85 manufacturing companies, analyzing the mediating effect of audit tenure through the Sobel test and path analysis. Findings: The results reveal that audit firm reputation has a positive and significant effect on audit delay, indicating that reputable or Big Four–affiliated firms are associated with longer audit completion periods. In contrast, audit fee has a negative and significant effect, suggesting that higher audit fees accelerate audit completion. Auditor certification, auditor gender, and audit tenure do not have a significant direct effect on audit delay. Furthermore, audit fee significantly influences audit tenure, while audit tenure does not mediate the relationship between audit firm reputation, audit fee, and auditor certification on audit delay. However, audit tenure significantly mediates the relationship between auditor gender and audit delay. Practical implications: These findings suggest that both institutional factors (audit firm reputation) and economic factors (audit fee) play important roles in determining audit timeliness. While reputable firms may prioritize procedural thoroughness, adequate audit compensation enhances efficiency. The selective mediating role of audit tenure also indicates that engagement continuity does not universally improve audit timeliness. Originality/value: This study contributes to the audit delay literature in emerging markets by integrating firm-level and auditor-level determinants and examining audit tenure as a mediating factor, offering theoretical and managerial implications for improving audit quality and timeliness in Indonesia’s manufacturing sector.