Perencanaan pemindahan gudang utama ke daerah lain menjadi salah satu pertimbangan perusahaan saat ini. Permasalahan yang melatarbelakanginya adalah keterbatasan luas gudang eksisting, akses jalan yang terlalu sempit untuk dilalui kendaraan berukuran besar, dan kontrak sewa yang akan segera berakhir. Namun, perusahaan belum memiliki alternatif lokasi yang sedang dipertimbangkan sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi gudang yang paling optimal menggunakan metode center of gravity sebagai usulan awal. Metodologi kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini, disertai dengan analisis statistik deskriptif dan paired samples t-test. Berdasarkan perhitungan pada 411 titik lokasi, hasil menujukkan lokasi yang diusulkan berada di daerah Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Terdapat peningkatan total jarak pengiriman apabila perusahaan menempatkan gudang utama ke lokasi yang diusulkan. Di sisi lain, terjadi penurunan jarak tempuh antara lokasi gudang yang diusulkan dan pabrik. Kondisi ini berpotensi mengurangi biaya transportasi inbound dan berkontribusi dalam menekan total biaya logistik secara keseluruhan. Namun demikian, mengetahui bahwa temuan lokasi dalam penelitian ini hanyalah usulan, diperlukan analisis yang lebih mendalam untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan opsi lokasi. The plan to relocate the main warehouse to another area is currently one of the company’s key considerations. The underlying issues include the limited space of the existing warehouse, narrow road access that restrics large vehicles, and the lease contract that will expire soon. However, the company hasn’t identified any alternative locations. Therefore, this study aims to determine the most optimal warehouse location using the center of gravity method as an initial proposal. A quantitative methodology with a descriptive approach was used in this research, followed by descriptive statistical analysis and paired samples t-test. Based on calculations from 411 location points, the proposed site is located in Lambangjaya, Tambun Selatan, Bekasi Regency. The results indicate an increase in total delivery distance if the company relocated the main warehouse to the proposed site. On the other hand, the travel distance between the proposed site and the factory becomes shorter. Hence, the inbound transportation cost might decrease and the overall logistics cost becomes more efficient. Nevertheless, since the proposed location is a preliminary finding, further analysis is required to assess the advantages and disadvantages of the option.