Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DESA PESISIR TERHADAP INDEKS DESA MEMBANGUN DI KECAMATAN PULAU BURUNG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN 2024 Silaban, Rouli Margareta; Taryono, Taryono; Rafita, Fadil; Triani, Imelda; Zulfita, Nasywa; Elia, Yemima; Rodiansyah, Yubel
Jurnal Administrasi Publik dan Pembanguan Vol 7, No 2 (2025): JULI - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpp.v7i2.16925

Abstract

Indeks Desa Membangun (IDM) digunakan sebagai instrumen resmi untuk mengukur kemajuan pembangunan desa di Indonesia.Namun, capaian IDM yang tinggi tidak selalu selaras dengan prinsip pembangunan berlanjutan yang diadopsi melalui Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan pembangunan berlanjutan desa pesisir terhadap IDM di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Desa, PDTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua desa berada pada status Mandiri dan satu desa pada status Berkembang, namun indikator keberlanjutan, terutama terkait aspek lingkungan dan kesiapsiagaan bencana, masih rendah. Temuan ini konsisten dengan penelitian Taryono (2024) yang menunjukkan adanya kesenjangan antara capaian IDM dan SDGs Desa di wilayah pesisir Bengkalis. Penelitian ini merekomendasikan sinkronisasi antara kebijakan IDM dan SDGs Desa agar pembangunan benar-benar berkelanjutan.
Analisis Kelembagaan Pengelolaan Pajak Dalam Meningkatkan Penerimaan Negara di Indonesia Triani, Imelda; Zulfita, Nasywa; Safitri, Laila Jumiati; Ramadani, Sinta; Taryono, Taryono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1566

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada masih rendahnya tax ratio Indonesia dibandingkan negara-negara G20 dan OECD serta adanya berbagai permasalahan struktural dalam sistem perpajakan nasional, seperti keterbatasan basis pajak dan besarnya sektor informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelembagaan pengelolaan pajak dalam meningkatkan penerimaan negara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pusat Statistik, dan OECD periode 2010–2024. Variabel yang dianalisis meliputi penerimaan pajak, tax ratio, tingkat kepatuhan wajib pajak, efektivitas reformasi perpajakan, serta efisiensi administrasi perpajakan. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis tren time series, analisis komparatif, analisis kontribusi, dan analisis efektivitas reformasi kelembagaan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi kelembagaan perpajakan di Indonesia berperan penting dalam meningkatkan penerimaan negara melalui modernisasi administrasi perpajakan, digitalisasi layanan, dan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Penerimaan pajak mengalami peningkatan signifikan pasca reformasi, diikuti oleh meningkatnya jumlah wajib pajak terdaftar, rasio kepatuhan penyampaian SPT, serta efisiensi biaya pemungutan pajak. Namun demikian, tax ratio Indonesia masih relatif rendah dan cenderung stagnan pada kisaran 10% dibandingkan rata-rata negara G20 dan OECD. Kondisi ini menunjukkan bahwa reformasi perpajakan belum sepenuhnya mampu meningkatkan kapasitas perpajakan secara struktural.