Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Delik Obstruction Of Justice Dalam Hukum Pidana Indonesia Amerika Serikat Dan Belanda Sihotang, Frans Martin; Mulyadi, Mahmud; Ikhsan, Edy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3238

Abstract

The offense of obstruction of justice has legal urgency because it aims to protect the justice and integrity of the criminal justice system. Actions that obstruct the course of the judicial process, such as manipulation of evidence or witness intimidation, can damage the fundamental principle of law, namely due process of law. Obstruction of justice can cause significant damage to the legal process, including a decrease in public trust and injustice to the parties involved. The research method used in this paper is a combination of normative legal research, with a descriptive analytical research nature. The research approach used is the statute approach and the historical approach and the comparative approach. Data sources in this study include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is a literature study (library research) with a document study data collection tool (documentary research). To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. It is important to identify aspects of the regulation of the offense of obstruction of justice in the United States and the Netherlands that can be integrated to improve and strengthen related legal regulations in Indonesia. The integration of these four aspects will strengthen the effectiveness of Indonesian criminal law in dealing with criminal incidents of obstruction of justice, while strengthening public trust in a fair, transparent, and integrity-based justice system. It would be better if the rules on the offense of obstruction of justice in Indonesian criminal law were expanded. Keyword: Comparison, Crime, Obstruction Of Justice, Criminal Law Abstrak: Delik obstruction of justice memiliki urgensi hukum sebab bertujuan untuk melindungi keadilan dan integritas sistem peradilan pidana. Tindakan yang menghalangi jalannya proses peradilan, seperti manipulasi bukti atau intimidasi saksi, dapat merusak prinsip fundamental hukum yaitu due process of law. Tindakan penghalangan peradilan dapat mengakibatkan kerusakan signifikan pada proses hukum, termasuk penurunan kepercayaan publik dan ketidakadilan terhadap kubu yang terlibat. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian kombinasi hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan histori (historical approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpul data studi dokumen (documentary research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Penting untuk mengidentifikasi aspek-aspek dari pengaturan delik obstruction of justice di Amerika Serikat dan Belanda yang dapat diintegrasikan untuk memperbaiki dan memperkuat pengaturan hukum terkait di Indonesia. Integrasi dari keempat aspek tersebut akan memperkuat efektivitas hukum pidana Indonesia saat mengatasi peristiwa pidana obstruction of justice, sekaligus memperkuat rasa percaya publik terhadap sistem peradilan yang adil, transparan, dan berintegritas. Sebaiknya aturan tentang delik obstruction of justice pada hukum pidana Indonesia perlu diperluas. Kata kunci: Perbandingan, Delik, Obstruction Of Justice, Hukum Pidana