Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SENTIMEN TERHADAP ULASAN PENGGUNA APLIKASI RUMAH PENDIDIKAN DI PLAYSTORE MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES Razaq, Abdul; Hidayat, Rahmat; Pasaribu, Ryan Fahreza; Sitorus, Zulham
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4935

Abstract

Abstract: The development of digital technology has led to the emergence of various educational applications that play an important role in supporting the teaching and learning process. One of the most widely used applications is Rumah Pendidikan, which provides a variety of online learning features. However, user perceptions and experiences of this application vary greatly, requiring a systematic analysis to determine public sentiment towards the application. This study aims to apply the Naive Bayes Classifier algorithm in analyzing user sentiment reviews of the Rumah Pendidikan application on the Google Playstore platform. The data, consisting of 284 reviews, was classified into three sentiment categories, namely positive, negative, and neutral. The analysis process included data cleaning, tokenization, stopword removal, and TF-IDF vectorization before classification. The results show that the Naive Bayes algorithm is capable of classifying sentiment with an accuracy of 78.95%, a precision value of 72%, a recall of 67%, and an F1-score of 70%. These findings indicate that the Naive Bayes approach is effective in identifying user sentiment towards the Rumah Pendidikan application. The findings of this analysis can be used by developers as a basis for consideration in improving the quality of the application and user satisfactioninthefuture.Keyword: Sentiment Analysis, Naive Bayes, Rumah Pendidikan Application, Google Play StoreAbstrak: Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya berbagai aplikasi pendidikan yang berperan penting dalam mendukung proses belajar-mengajar. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan adalah Rumah Pendidikan, yang menyediakan beragam fitur pembelajaran daring. Meskipun demikian, persepsi dan pengalaman pengguna terhadap aplikasi ini sangat beragam, sehingga diperlukan analisis yang sistematis untuk mengetahui sentimen masyarakat terhadap aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Naive Bayes Classifier dalam menganalisis sentimen ulasan pengguna terhadap aplikasi Rumah Pendidikan pada platform Google Playstore. Data yang terdiri atas 284 ulasan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sentimen, yaitu positif, negatif, dan netral. Proses analisis meliputi tahap data cleaning, tokenization, stopword removal, serta TF-IDF vectorization sebelum dilakukan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi sebesar 78.95%, nilai precision sebesar 72%, recall sebesar 67%, dan F1-score sebesar 70%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Naive Bayes mampu bekerja secara efektif dalam mengidentifikasi sentimen pengguna terhadap aplikasi Rumah Pendidikan. Temuan analisis tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengembang sebagai dasar pertimbangan dalam meningkatkan kualitas aplikasi dan tingkat kepuasan pengguna dimasamendatang.Kata kunci: Analisis Sentimen, Naive Bayes, Rumah Pendidikan, Playstore
SOSIALISASI PENGUATAN ETIKA PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI FOR GOOD) BAGI SIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUMATERA UTARA Khairul, Khairul; Razaq, Abdul; Irwan, Irwan; Hidayat, Rahmat; Pasaribu, Ryan Fahreza; Ritonga, Solahuddin Asri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5937

Abstract

Abstract: The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant transformations in education, research, and academic governance. However, the use of AI without an ethical foundation has the potential to cause problems such as plagiarism, data privacy violations, algorithmic bias, and the degradation of academic integrity. This community service activity aims to increase the understanding and awareness of the academic community at the Faculty of Science and Technology, UIN North Sumatra, regarding the ethical principles of AI utilization within the AI for Good framework. The implementation methods include interactive outreach, contextual material delivery, case studies, and participatory discussions that emphasize the values of responsibility, transparency, accountability, and social benefits. This activity involved lecturers, educational staff, and students as active participants. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the risks and opportunities of AI use, as well as a commitment to integrating ethical principles into academic and research practices. This program is expected to be a strategic step in building an academic culture that is adaptive to technological developments, while remaining grounded in moral values, scientific integrity, and the vision of Islamic scholarship as rahmatan lil 'alamin. Keyword: Artificial Intelligence, Technology Ethics, Academic Integrity, Community Service Abstrak: Perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa transformasi signifikan dalam bidang pendidikan, riset, dan tata kelola akademik. Namun, pemanfaatan AI tanpa landasan etika berpotensi menimbulkan permasalahan seperti plagiarisme, pelanggaran privasi data, bias algoritmik, serta degradasi integritas akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran sivitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumatera Utara mengenai prinsip-prinsip etika pemanfaatan AI dalam kerangka AI for Good. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, penyampaian materi konseptual, studi kasus, serta diskusi partisipatif yang menekankan nilai tanggung jawab, transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan sosial. Kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap risiko dan peluang penggunaan AI, serta komitmen untuk mengintegrasikan prinsip etika dalam praktik akademik dan penelitian. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai moral, integritas ilmiah, dan visi keilmuan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Etika Teknologi, Integritas Akademik, Pengabdian Masyarakat