Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama kelompok PKK Gambirsari, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, yang memiliki potensi besar dalam pengolahan bahan pangan lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Namun, rendahnya daya saing produk disebabkan oleh kemasan yang belum higienis, tidak menarik, dan belum memenuhi standar pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota PKK dalam mendesain kemasan estetik dan menerapkan teknologi tepat guna guna memperkuat daya saing produk rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan desain kemasan digital menggunakan Canva, penerapan teknologi heat sealer, serta evaluasi hasil pelatihan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta: pemahaman bahan dan pelabelan kemasan meningkat dari 58% menjadi 94%, kemampuan penggunaan heat sealer dari 25% menjadi 88%, dan kemampuan desain label dari 30% menjadi 82%. Dampak kegiatan juga terlihat dari perubahan perilaku peserta yang lebih kreatif, terbentuknya kelompok kerja baru dalam PKK, serta peningkatan pendapatan keluarga rata-rata sebesar 25–30%. Penerapan teknologi sederhana terbukti mampu meningkatkan higienitas, memperpanjang umur simpan produk, dan memperkuat citra produk lokal. Kegiatan ini memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat, serta berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan berbasis kewirausahaan perempuan dan kemasan estetik ramah pasar.