This Author published in this journals
All Journal Mimesis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tindak Tutur Ilokusi Bermuatan Disfemisme dalam Video Kanal YouTube Tirta PengPengPeng Episode Mitos/Fakta Part 3 Prakoso, Bagus; Almayda Antarsyach, Almayda Antarsyach; Kurnia, Fajar
MIMESIS Vol. 7 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mms.v7i1.11993

Abstract

Salah satu figur publik yang aktif memberikan edukasi kesehatan adalah dokter Tirta melalui kanal YouTube Tirta PengPengPeng dengan gaya komunikasinya yang lugas, emosional, dan sering menggunakan ungkapan keras. Gaya komunikasi tersebut menarik untuk dikaji karena memperlihatkan penggunaan bahasa sebagai strategi untuk menegaskan pesan dan membangun pemahaman pendengar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dengan menunjukkan hubungan antara fungsi tindak tutur ilokusi dan penggunaan disfemisme dalam wacana digital kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian berupa video YouTube Tirta PengPengPeng, yakni pada episode Mitos/Fakta Part 3. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan dianalisis menggunakan teknik agih untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur ilokusi dan fungsi disfemisme yang menyertainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi bermuatan disfemisme hanya ditemukan dalam dua jenis, yaitu direktif dan ekspresif. Tindak tutur direktif mendominasi temuan data dan paling sering disertai disfemisme sebagai sarana mempermalukan, mengekspresikan kemarahan, mewakili kondisi buruk, dan mengungkapkan keheranan. Sementara itu, tindak tutur ekspresif ditemukan dalam jumlah terbatas dan berfungsi mengekspresikan kejengkelan penutur. Penggunaan disfemisme terbukti memperkuat daya ilokusi tuturan dalam menyampaikan pesan kesehatan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa disfemisme berperan sebagai strategi pragmatik untuk menegaskan maksud ilokusi dan meningkatkan efektivitas komunikasi edukatif dalam wacana YouTube.