Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Model PBL dengan Model Blended Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX Mata Pelajaran Agama Islam di SMP Aziz, Ilyas Reski
Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : DIKLINKO JOURNALS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64464/tarbiyah.v4i2.193

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) learning at the junior high school level still faces various challenges, especially related to low learning outcomes and the lack of active student involvement in the learning process. This is largely due to the conventional approach that is still widely used by teachers. To overcome these problems, an innovative learning model is needed that is able to increase student participation and understanding. This study compares the effectiveness of the Problem Based Learning model and Blended Learning in Islamic Religious Education learning. The experimental method was used with a posttest-only control group design on grade IX students of SMP Negeri 3 Panyabungan. Data were obtained through essay tests and analyzed using t-tests. The results showed that the PBL model produced higher learning scores than Blended Learning. These findings indicate that PBL is more effective in improving student learning outcomes in the context of PAI subjects.
STUDI KASUS: KENDALA PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI KONSEP INTEGRAL TENTU DAN TAK TENTU Aziz, Ilyas Reski; Harahap, Nanda Sri Rizki; Siregar, Rahma Nida
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8sxahc11

Abstract

Integral merupakan materi kalkulus yang memiliki tingkat abstraksi tinggi dan sering menimbulkan kesulitan bagi peserta didik di tingkat SMA. Kesulitan tersebut tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman konsep dan penggunaan representasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan secara mendalam kendala yang dialami peserta didik dalam memahami konsep integral tentu dan tak tentu, meliputi kesulitan konseptual, prosedural, dan representatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas lima peserta didik kelas XI yang dipilih secara purposive sampling di salah satu SMA di Kabupaten Mandailing Natal. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara semi terstruktur, lembar observasi nonpartisipatif, dan tes pemahaman integral. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan konseptual menjadi kendala utama yang memicu kesalahan prosedural dan keterbatasan representasi visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran integral perlu menekankan pemahaman konsep dan representasi visual, serta disarankan agar guru mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.