Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Taman TOGA Berbasis QR Code sebagai Media Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedungsolo, Sidoarjo Dewi, Amita Fatmasari; Amirullah, Hesa Zidni Afif; Abdillah, Ulil Abshar; Rahmawati, Lussyana Nur; Taqwanur
Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jpim.v3i1.319

Abstract

Program pengabdian masyarakat di RT 01/RW 01 Desa Kedungsolo, Sidoarjo, dilaksanakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang sebelumnya sudah ada di pekarangan warga namun masih terbatas jenisnya dan belum terkelola secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan menciptakan taman TOGA yang lebih variatif, terorganisir, dan berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi persiapan berupa identifikasi lahan dan tanaman, penyuluhan tentang manfaat TOGA, praktik penanaman bersama masyarakat, serta pendampingan dalam pemeliharaan tanaman agar keberlanjutan dapat terjaga. Inovasi yang ditambahkan adalah penggunaan QR Code pada setiap tanaman, sehingga warga dapat mengakses informasi mengenai khasiat, bagian yang digunakan, serta cara pengelolaan secara praktis melalui perangkat digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam budidaya serta pengolahan TOGA, dengan variasi tanaman yang lebih beragam, seperti kunyit, jahe, sereh, jambu biji, lidah buaya, bunga telang, hingga rosella. Keberadaan taman TOGA tidak hanya memberikan manfaat kesehatan melalui penyediaan obat herbal alami, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pengembangan produk olahan bernilai tambah, seperti teh dan sirup herbal. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif pada aspek sosial, yaitu tumbuhnya solidaritas warga dalam merawat taman bersama dan meningkatnya kesadaran untuk hidup sehat berbasis bahan alami. Lingkungan desa juga menjadi lebih tertata, bersih, dan hijau. Kesimpulannya, taman TOGA di Desa Kedungsolo berhasil berfungsi ganda sebagai apotek hidup dan sarana pemberdayaan ekonomi, sekaligus menjadi model pengembangan komunitas berbasis tanaman obat yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.