Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Kadar Tumor Necrosis Factor Alpha pada Pekerja Finishing Gitar Berdasarkan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dan Lama Bekerja Antoni Aldo Danendra Sawal; Eleventi Oktariani Putri; Muhammad Ihza Lisan Shidqi; Yanti Sunaidi
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK) : Vol. 8 (1) Desember 2025)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Debu kayu dan zat kimia dari pengecatan gitar selama proses finishing yang masuk ke saluran pernapasan dapat mengaktifkan sistem imun seluler dan saat terjadinya inflamasi menyebabkan pelepasan sitokin pro-inflamasi yaitu Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α). TNF-α merupakan sitokin pro-inflamasi yang memiliki efek agregasi dan stimulasi neutrofil. TNF-α disekresikan oleh makrofag, yang berperan dalam metabolisme, termasuk diferensiasi, apoptosis, proliferasi sel, koagulasi, dan metabolisme lipid. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan rancangan penelitian potong lintang di desa gitar Sukoharjo. Sampel penelitian sebanyak 30 subjek, diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Pemeriksaan TNF-α dilakukan dengan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata TNF-α pada pekerja finishing gitar yang memakai APD dengan masa kerja 1-3 tahun adalah 66,66 pg/ml, sedangkan pada pekerja yang memakai APD dengan masa kerja >3 tahun adalah 70,71 pg/ml. Nilai rata-rata pada pekerja yang tidak memakai APD dengan masa kerja 1-3 tahun adalah 71,64 pg/ml, sedangkan pada pekerja yang tidak memakai APD selama >3 tahun adalah 86,10 pg/ml. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kadar TNF-α berdasarkan penggunaan APD yang bekerja selama 1-3 tahun maupun >3 tahun.