Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Medium MS Cair Statis Dan Shaker Terhadap Multiplikasi Pisang Kepok Tanjung (Musa paradisiaca) Secara In Vitro Mellani Rachma; Zendra Joni, Yosi; Violita, Violita
Jurnal Agro Indragiri Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v11i1.4969

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia, termasuk varietas pisang kepok tanjung yang memiliki ciri khas tidak menyisakan jantung atau bunga jantan pada tandan buahnya. Namun, perbanyakan varietas ini secara konvensional masih terbatas, sehingga di diperlukan alternatif lain seperti kultur jaringan. Penggunaan medium cair berpotensi dalam meningkatkan multiplikasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh medium MS cari statis dan Shaker terhadap multiplikasi pisang kepok tanjung. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap. Terdapat dua perlakuan yang digunakan yaitu medium MS cair statis dan medium MS cair shaker. Pengamatan dilakukan terhadap 4 parameter meliputi persentase eksplan hidup, jumlah tunas, tinggi tunas dan jumlah daun yang diamati pada minggu ke-4 dan 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan medium MS cair shaker memberikan pengaruh signifikan pada parameter jumlah tunas, tinggi tunas dan jumlah daun dibandingkan medium MS statis. Dengan demikian, penggunaan medium MS cair shaker lebih baik dalam meningkatkan multiplikasi dibandingkan medium MS cair statsis pada pisang kepok tanjung.
PENGARUH RADIASI SMARTPHONE DALAM KONDISI AIRPLANE MODE TERHADAP HISTOLOGI GINJAL MENCIT BETINA Ayuningtyas, Maulia Indah; Mellani Rachma; Fhuji Winardi; Afandi, Echa Azkia; Yusni Atifah; Dwi Hilda Putri
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6697

Abstract

The rapid advancement of technology and information has led to a significant increase in smartphone usage in Indonesia, reaching 67.88% in 2022. Smartphones emit non-ionizing electromagnetic waves that may pose biological effects, particularly on the kidneys, which play a crucial role in maintaining the body's homeostasis. Previous studies have reported that electromagnetic radiation can induce histological damage in the kidneys through oxidative stress mechanisms, including tubular narrowing, Bowman’s capsule dilation, and tubular epithelial necrosis. Airplane mode is known to significantly reduce electromagnetic radiation exposure. This study aimed to determine the effect of smartphone radiation in airplane mode on the kidney histology of female mice. An experimental design was employed using four female mice divided into one control group and three treatment groups, which were exposed to a smartphone in airplane mode for 4, 6, and 8 hours per day for 7 consecutive days. Kidney tissues were processed using paraffin embedding and stained with Hematoxylin–Eosin for microscopic examination. The results showed no significant histological differences between the control and treatment groups. The glomerulus, Bowman’s capsule space, and proximal and distal convoluted tubules appeared normal without signs of narrowing, dilation, hemorrhage, or necrosis. These findings indicate that smartphone radiation in airplane mode does not cause histological damage to the kidneys of female mice.