Rahmadani, Nurwadia Sri Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Analisis Tingkat Kebisingan Jalan Poros Palopo-Makassar dan Jalan Andi Jemma Belopa: Kebisingan Jalan Poros Putri, Ilma Helmalia; Zulaeka, Putri; Rasmiaji; Rahmadani, Nurwadia Sri Putri; Syahrir, Ismi Febriyanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2426

Abstract

Kebisingan jalan raya menyebabkan gangguan kehidupan kita sehari-hari. Banyak manusia yang beraktivitas diluar juga didalam bangunan yang berdekatan dengan jalan raya. Kebisingan menimbulkan berbagai macam dampak buruk pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan manusia seperti gangguan psikologis, komunikasi, keluhan dan tindakan demonstrasi, selain itu keluhan somatic. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kebisingan dengan menggunakan aplikasi Sound Level Meter (SLM). Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan untuk menganalisis tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan bermootor di dua titik lokasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kebisingan di jalan andi jemma belopa (depan kantor bupati luwu) maka maka dapat diperoleh tingkat kebisingan pagi hari 08.30-09.00 adalah 109.2 dB dan sore hari jam 15.30-16.00 adalah 112.8 dB sedangkan di Perempatan Jl. Poros Palopo-Makassar dengan Jl. Gn.Latimojong dan Jl. Pelabuhan maka dapat diperoleh tingkat kebisingan pagi hari 09.00.09.30 yaitu 101.4 dB dan sore hari jam 16.00-16.30 106.0 db, Bagi warga dan pengendara disekitar jalan tersebut untuk selalu menggunakan alat pelindung diri seperti earplug dan untuk warga yang menggunakan knalpot modifikasi segera menganti agar kebisingan dibawah nilai ambang batas (NAB).
Hubungan Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Perilaku Aman Anggota PMR di SMA Rahmadani, Nurwadia Sri Putri; Mas'um, Cicci Chairunisa; Rasmiaji
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2596

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan perilaku aman pada anggota Palang Merah Remaja (PMR) di Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner tertutup berbasis Google Forms, dan wawancara. Partisipan penelitian merupakan anggota aktif PMR. Instrumen penelitian terdiri dari lima pertanyaan pengetahuan K3 berbentuk benar–salah serta lima pernyataan perilaku aman menggunakan skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan K3 anggota PMR tergolong baik hingga sangat baik. Seluruh responden (100%) mampu menjawab dengan benar pertanyaan terkait tujuan utama K3 di sekolah dan tindakan pertama setelah terjadi kecelakaan. Sebagian besar responden juga memahami penggunaan alat pelindung diri saat menangani luka berdarah (90,9%) serta penempatan kotak P3K yang mudah diakses (96,9%). Namun demikian, perilaku aman belum sepenuhnya konsisten, terutama dalam penggunaan sarung tangan saat menangani luka, sebagian besar responden masih bersikap netral (63,6%). Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan K3 yang baik belum selalu diikuti oleh penerapan perilaku aman secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pembiasaan praktik, pengawasan pembina, serta dukungan sarana prasarana untuk meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan sekolah. Kata kunci: Keselamatan dan kesehatan kerja, perilaku aman, PMR ABSTRACT Safe behavior is an important aspect of Occupational Safety and Health (OSH) implementation, particularly for Youth Red Cross (PMR) members who are often involved in first aid and health-related activities in schools. Understanding and applying safe behavior is essential to prevent accidents and reduce injury risks. This study aims to examine the relationship between the level of OSH knowledge and safe behavior among PMR members in senior high schools. The research used a qualitative approach with data collection techniques including observation, closed-ended questionnaires distributed through Google Forms, and interviews. The participants were active PMR members. The research instrument consisted of five true–false questions measuring OSH knowledge and five statements measuring safe behavior using a Likert scale. Data were analyzed descriptively by calculating frequencies and percentages. The results showed that the level of OSH knowledge among respondents was categorized as good to very good. All respondents (100%) correctly answered questions related to the main objectives of OSH and the first action after an accident. However, safe behavior was not fully consistent, particularly in the use of gloves when handling injuries. In conclusion, good OSH knowledge does not always guarantee consistent safe behavior, therefore strengthening practice and supervision is necessary to improve safety culture in schools. Keywords: Occupational Safety, Safe Behavior, PMR