Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penilaian Risiko Kesehatan Pajanan Mikroplastik Polyethylene Terephthalate Pada Air Minum Isi Ulang Kasim, Setiawan; Fitrah, Muhammad Aidil; Zulaeka, Putri; Basir, Basir
Buletin Keslingmas Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i2.13001

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran mikroplastik memiliki keberadaan yang luas di lingkungan sekitar. Mikroplastik dapat ditemukan di laut, air limbah, air tawar, makanan, udara, sumber air hingga air minum isi ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya akibat pajanan mikroplastik polietilen tereftalat pada air isi ulang sehingga dapat menentukan langkah manajemen risiko.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis risiko kesehatan lingkungan. Pengambilan sampel dilakukan di Tamangapa, Kota Makassar, Indonesia. Sebanyak 100 responden dilibatkan. Selain itu, 20 sampel air minum isi ulang diperiksa di laboratorium menggunakan uji Fourier Transform Infrared. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai intake dan risk quotient. Jika risk quotient 1, maka perlu dilakukan manajemen risiko.Hasil: Rata-rata konsentrasi mikroplastik polyetilene terephtalate sebesar 0,0052 miligram per kilogram per hari, rata-rata laju intake sebesar 210 miligram per kilogram per hari, rata-rata frekuensi pajanan selama 350 tahun, rata-rata durasi pajanan selama 30 tahun, rata-rata pajanan intake terhadap mikroplastik polyetilene terephtalate 0,0004, dan rata-rata tingkat risiko risk quotient 1.Kesimpulan: Adanya resiko kesehatan akibat pajanan mikroplastik polietilen tereftalat pada air isi ulang, sehingga perlu langkah manajemen risiko yang dapat dilakukan apabila pola dan waktu konsumsi tidak dapat diubah yakni mengurangi konsentrasi agen risiko, waktu konsumsi, dan waktu kontak terhadap pajanan.
Penilaian Risiko Kesehatan Pajanan Mikroplastik Polyethylene Terephthalate Pada Air Minum Isi Ulang Kasim, Setiawan; Fitrah, Muhammad Aidil; Zulaeka, Putri; Basir, Basir
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i2.13001

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran mikroplastik memiliki keberadaan yang luas di lingkungan sekitar. Mikroplastik dapat ditemukan di laut, air limbah, air tawar, makanan, udara, sumber air hingga air minum isi ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya akibat pajanan mikroplastik polietilen tereftalat pada air isi ulang sehingga dapat menentukan langkah manajemen risiko.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis risiko kesehatan lingkungan. Pengambilan sampel dilakukan di Tamangapa, Kota Makassar, Indonesia. Sebanyak 100 responden dilibatkan. Selain itu, 20 sampel air minum isi ulang diperiksa di laboratorium menggunakan uji Fourier Transform Infrared. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai intake dan risk quotient. Jika risk quotient > 1, maka perlu dilakukan manajemen risiko.Hasil: Rata-rata konsentrasi mikroplastik polyetilene terephtalate sebesar 0,0052 miligram per kilogram per hari, rata-rata laju intake sebesar 210 miligram per kilogram per hari, rata-rata frekuensi pajanan selama 350 tahun, rata-rata durasi pajanan selama 30 tahun, rata-rata pajanan intake terhadap mikroplastik polyetilene terephtalate > 0,0004, dan rata-rata tingkat risiko risk quotient > 1.Kesimpulan: Adanya resiko kesehatan akibat pajanan mikroplastik polietilen tereftalat pada air isi ulang, sehingga perlu langkah manajemen risiko yang dapat dilakukan apabila pola dan waktu konsumsi tidak dapat diubah yakni mengurangi konsentrasi agen risiko, waktu konsumsi, dan waktu kontak terhadap pajanan.
A Analisis Tingkat Kebisingan Jalan Poros Palopo-Makassar dan Jalan Andi Jemma Belopa: Kebisingan Jalan Poros Putri, Ilma Helmalia; Zulaeka, Putri; Rasmiaji; Rahmadani, Nurwadia Sri Putri; Syahrir, Ismi Febriyanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2426

Abstract

Kebisingan jalan raya menyebabkan gangguan kehidupan kita sehari-hari. Banyak manusia yang beraktivitas diluar juga didalam bangunan yang berdekatan dengan jalan raya. Kebisingan menimbulkan berbagai macam dampak buruk pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan manusia seperti gangguan psikologis, komunikasi, keluhan dan tindakan demonstrasi, selain itu keluhan somatic. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kebisingan dengan menggunakan aplikasi Sound Level Meter (SLM). Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan untuk menganalisis tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan bermootor di dua titik lokasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kebisingan di jalan andi jemma belopa (depan kantor bupati luwu) maka maka dapat diperoleh tingkat kebisingan pagi hari 08.30-09.00 adalah 109.2 dB dan sore hari jam 15.30-16.00 adalah 112.8 dB sedangkan di Perempatan Jl. Poros Palopo-Makassar dengan Jl. Gn.Latimojong dan Jl. Pelabuhan maka dapat diperoleh tingkat kebisingan pagi hari 09.00.09.30 yaitu 101.4 dB dan sore hari jam 16.00-16.30 106.0 db, Bagi warga dan pengendara disekitar jalan tersebut untuk selalu menggunakan alat pelindung diri seperti earplug dan untuk warga yang menggunakan knalpot modifikasi segera menganti agar kebisingan dibawah nilai ambang batas (NAB).