Penelitian ini mengkaji strategi media sosial Instagram @airterjun_waykalam dalam upaya meningkatkan daya tarik wisata alam Air Terjun Way Kalam di Lampung Selatan. Pemilihan topik ini didasarkan pada meningkatnya peran media sosial, khususnya Instagram, yang banyak digunakan wisatawan untuk memperoleh informasi dan inspirasi perjalanan. Penelitian ini berlandaskan teori komunikasi dan kolaborasi dari Safko (Julyanto 2023), serta teori fasilitas dan pelayanan dari Morrison (2013), yang menekankan pentingnya peran interaksi digital, kerja sama, ketersediaan fasilitas, dan kualitas pelayanan dalam pengelolaan destinasi wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengelola Instagram @airterjun_waykalam, pengurus destinasi, dan pengunjung. Data sekunder diperoleh melalui literatur, dokumen, dan publikasi yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan masih bersifat satu arah karena lebih menekankan pada unggahan ulang konten dari pengunjung, sementara interaksi langsung melalui fitur Instagram belu m dimaksimalkan. Kolaborasi yang dijalankan juga terbatas pada repost konten dan kerja sama sederhana dengan pengunjung maupun influencer lokal, sehingga belum optimal sebagai strategi jangka panjang. Dari sisi pengelolaan di lapangan, fasilitas yang tersedia masih terbatas seperti mushola, kamar mandi, dan gazebo, sedangkan pelayanan pengurus dinilai ramah namun belum memiliki standar operasional yang baku. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa meskipun Air Terjun Way Kalam memiliki potensi alam yang kuat sebagai destinasi wisata, strategi media sosial dan pengelolaan destinasi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Optimalisasi komunikasi interaktif, perluasan kolaborasi, peningkatan fasilitas, serta perbaikan standar pelayanan menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya tarik wisata ini di masa mendatang.