Angraeni, Mariam
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS di Kelas V dengan Menggunakan Model Number Heads Together di Mis Assu’udiyah Angraeni, Mariam; Sundahry, Sundahry; Hamzah, Iri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v22.209

Abstract

Penelitian tindakan kelas pada siswa kelas kelas V Mis Assu’udiyah Muara bungo yang dilator belakangi obseervasi awal yang menunjukan rendahnya hasil belajar siswa, dapat dilihat berdasarkan nilai ujian semester ahir siswa kelas IV. rata-rata nilai yang di tetapkan tersebut masih di bawah Kriteria Pencapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang di tetapkan sekolah yaitu 75. Hal ini menunjukan masih rendahnya hasil belajar siswa pada nilai ujian semester akhir kelas IV tahun ajaran 2024/2025. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah Numbered Heasd Together (NHT). Tujuan penelitian ini Mendeskripsikan proses dan hasil belajar kognitif IPAS. Model penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Sebjek penelitian ini di lakukan pada siswa kelas V Mis Assu’udiyah Muara Bungo yang berjumblah 17 siswa. Pengumpulan data yang digunakan peneliti ini ada observasi dan tes. Intrusmen pengumpulan data berupa lembar observasi keterlaksanaan model NHT siswa dan lembar soal tes hesil belajar kognitf IPAS. Hasil yang diperoleh penelitian ini pada lembar observasi guru siklus I sebesar 81,25% dan siklus II sebesar 93,75%, pada lembar observasi siswa pada siklus I sebesar 41,17% dan siklus sebesar II 91,16%. Dan hasil tes belajar IPAS siswa pada siklus I siswa yang mencapi KKTP sebesar 58,82% atau 10 dari 17 siswa, dan pada siklus II siswa yang mencapi KKTP sebesar 94,11% atau 16 dari 17 siswa. Hal ini menunjukan adanya peningkatan terhadap proses dan hasil belajar siswa.